Gerakan Dai Parmusi Bangun Persatuan Umat

807

Banda Aceh, Muslim Obsession – Gerakan Dai Parmusi (Persaudaraan Muslim Indonesia) harus mampu mempersatukan umat Islam Indonesia sebagai ahlu sunnah wal jamaah dengan mengajarkan Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Hal itu dikemukakan Ketua Umum Parmusi, H. Usamah Hisyam, saat memberikan pengarahan kepada 200 Dai Parmusi Kota Banda Aceh dan Aceh Besar di Gedung Fakultas Penyiaran Islam UIN Ar-Raniri Aceh, Sabtu pagi (24/2/2018).

Menurut Usamah, Parmusi ‘zaman old’ lebih fokus berorientasi dalam politik praktis. Tetapi Parmusi ‘zaman now’ sudah mengembangkan paradigma baru sebagai Connecting Muslim yang berorientasi dakwah.

“Sekarang kita tak lagi membeda-bedakan warna baju, latar belakang organisasi dan aliran, yang penting mau berdakwah mempersatukan umat. Itulah salah satu ciri dan karakter Dai Parmusi,” ujar Usamah.

Dai Pembina Parmusi, jelas Usamah, hanya ada di tingkat pusat dan wilayah. Saat ini Parmusi pusat memiliki lima Dai Pembina, yakni KH. Syuhada Bahri, KH. Farid Okbah, Ustadz Buchory Muslim, Ustadz Bernard Abdul Jabbar, dan Ustadz Taufik Hidayat.

Usamah mengemukakan, terdapat tiga golongan Dai Parmusi. Yakni Dai Pembina, Dai Pengelola, dan Dai Pelaksana.

Tugas utama Dai Pembina adalah menyusun konsep dan kurikulum dakwah Parmusi, menjadi narasumber dalam berbagai pelatihan dai di semua tingkatan, serta memberikan solusi terhadap berbagai persoalan konten dakwah.

“Sekarang ini tugas berat kita adalah membangun persatuan umat sebagai golongan mayoritas. Kita tak boleh lagi terjebak dalam persoalan furu’iyah dan khilafiyah. Mari kita menjalin persaudaraan umat agar menjadi kokoh,” tandas Usamah.

Adapun di tingkat wilayah, lanjut Usamah, masing-masing minimal memiliki lima Dai Pembina. “Mereka inilah yang bertugas membentuk karakter dai Parmusi,” ujar Usamah.

Sedangkan Dai Pengelola adalah para pimpinan pusat, pimpinan wilayah, pimpinan daerah, dan pengurus Lembaga Dakwah Parmusi yang bertugas melakukan pengelolaan manajemen dan koordinasi para dai.

Adapun Dai Pelaksana adalah para dai semua tingkatan terutama di tingkat kecamatan yang memiliki tugas utama berdakwah dan membina warga meningkatkan kualitas pengetahuan islam, iman, dan ihsan warga. (Hilmi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here