Gelar Mukernas Ulama, Kemenag Bahas Mushaf dan Terjemah Al-Quran

746
Musyawarah Kerja Nasional Ulama Al-Quran (Foto: Bimas Islam)

Bogor, Muslim Obsession – Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Quran (LPMQ) Kementerian Agama menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Ulama Al-Quran di Bogor. Mukernas ini diikuti 110 ulama ahli Quran dari Indonesia serta lima ulama dari Mesir, Yordania, Pakistan, Saudi, dan Brunei Darussalam.

Kepala LPMQ Muchlis M Hanafi dalam laporannya mengatakan, Mukernas yang berlangsung 25-27 September 2018, akan membahas dua hal, yaitu: Mushaf Al-Quran Standard Indonesia dan Terjemah Al-Quran yang diterbitkan Kementerian Agama.

“Kajian atas Mushaf Al-Quran standard Indonesia sudah dilakukan kajian sejak 2016. Mushaf ini ditetapkan pertama kali ada tahun 1984. Sejak itu belum pernah dikaji secara mendalam,” terang Muchlis di Bogor, Selasa (25/9/2018).

Terkait terjemah Al-Quran, akan dibahas hasil kajian tim atas telaah terhadap juz 1 hingga juz 20. Menurut Muchlis, kajian ini telah dilakukan oleh tim Kemenag sejak 2016.

“Terjemah Al-Quran (Kementerian Agama) pertama kali terbit tahun 1965. Terjemah itu pernah dikaji kembali pada 1989 – 1990. Selanjutnya, kajian dilakukan pada 1998 – 2002,” tuturnya, seperti dirilis Bimas Islam.

Muchlis menambahkan, mushaf standard, terjemah dan tafsir Al-Quran yang diterbitkan Kemenag merupakan karya ulama Indonesia yang selalu dikembangkan dari waktu ke waktu. Tidak ada karya manusia yang sempurna sehingga selalu dikaji, salah satunya melalui mukernas.

“Mukernas menjadi arena uji publik untuk mendapakan masukan atas kajian yang luas terkait Al-Quran,” tuturnya.

“Al-Quran adalah hidangan Tuhan. Berbahagialah yang mendatangi jamuan tersebut,” sambungnya mengutip pesan Abdullah Ibn Mas’ud.

Selain mushaf dan terjemah, kata Muchlis, Mukernas juga akan mendiskusikan sejumlah persolan kontemporer terkait tema wasathiyatul Islam. Mukernas ini sendiri mengangkat tema “Wasatiyah Islam untuk Kehidupan Beragama yang lebih Moderat, Damai, dan Toleran.”

Mukernas dibuka oleh Kepala Badan Litbang dan Diklat Kemenag Abd Rahman Mas’ud. Tampak hadir, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ihsan Qalba Lubis. (Vina)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here