Gedung Baru Sekretariat ASEAN Diresmikan Jokowi

875

Jakarta, Muslim Obsession – Gedung baru untuk Sekretariat Himpunan Negara-Negara Asia Tenggara atau ASEAN (ASEC) yang berlokasi di Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta, diresmikan oleh Presiden Joko Widodo.

“Dengan mengucap Bismillahirrahmanirrahim saya resmikan gedung baru Sekretariat ASEAN dan kita serahkan gedung baru ini kepada Sekretaris Jenderal ASEAN, Dirgahayu Asean yang ke-52, long life, terus bersatulah kita, jaya lah ASEAN,” kata Jokowi saat peresmian, Kamis (8/8/2019).

Dalam sambutannya, Jokowi mengingatkan, ke depan tantangan akan dihadapi oleh ASEAN sebagai sentral negara-negara Asia Tenggara tidaklah mudah. ASEAN harus terus bergerak cepat untuk pemenuhan kepentingan rakyat dan menghadapi perkembangan zaman.

“Untuk itulah, pembangunan gedung baru Sekretariat ASEAN tersebut merupakan bagian dari kontribusi Indonesia sebagai tuan rumah bagi ASEC sekaligus upaya RI untuk memperkuat ASEAN,” terangnya.

Indonesia menurutnya berusaha memfasilitasi ASEAN dalam bergerak cepat dan solid dan bekerja secara efektif dan efisien. Dengan pemikiran tersebut, maka gedung baru ASEAN dibangun.

Presiden berharap sebagian besar kegiatan ASEAN nantinya bisa dilaksanakan di gedung tersebut. Menurutnya, hal tersebut hal tersebut dapat mengurangi biaya perjalanan bagi anggota Sekretariat dan Perwakilan tetap ASEAN.

Peresmian Markas Besar ASEAN ini juga bertepatan dengan ulang tahun ASEAN ke-52 yang jatuh setiap tanggal 8 Agustus. ASEAN didirikan di Bangkok tahun 1967 sebagai langkah besar pertama  dalam politik luar negeri yang dilakukan Indonesia setelah Orde Baru naik memerintah.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi mengatakan, konsep dari gedung baru tersebut adalah “Dialog” yang mencerminkan jati diri atau DNA dari ASEAN itu sendiri.

Gedung yang dibangun sejak Januari tahun lalu tersebut berada di atas lahan seluas 11.369 m2 dengan luas bangunan 49,993 m2 dan juga memiliki konsep ramah lingkungan.

Total anggaran pembangunan gedung ini sebesar Rp448,77 miliar dengan menggunakan sumber dana APBN tahun anggaran 2017-2018. (Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here