Gaya Baru Milenial Pahami Keragaman: Ringan dan Menyenangkan

529

Sentuhan Virtual Reality pada Buku

Dalam sambutannya, Prof. Jamhari, Dewan Pengarah PPIM menyebutkan buku ini terbit karena ada kecenderungan yang mengkuatirkan dimana remaja saat ini gampang terpapar paham radikalisme.

Hal ini semakin membahayakan bagi kehidupan beragama Indonesia yang sejak dulu sudah toleran dan menjunjung nilai-nilai keragaman. Untuk menjawab kegelisahan itu, PPIM dan UNDP membuat Program Convey (Countering Violent Extremisme in Youth). Dan untuk penulisan dan penerbitan buku, menggandeng Penerbit Expose (Mizan Group).

Melalui kedua buku popular ini, setidaknya Convey ingin menanamkan “pohon keragaman” untuk Generasi Y, atau generasi milenial. Generasi tipikal ini biasanya sangat friendly dengan gadget.

Oleh karena itu, buku ini memanfaatkan gadget untuk menarik perhatian anak muda. Buku ini dilengkapi dengan aplikasi virtual reality, dengan nama VR UID 360. Aplikasi ini berisi enam rumah ibadah agama-agama di Indonesia yang bisa diunduh di Google Playstore secara gratis.

Ketika menggunakan aplikasi ini, Anda dapat menonton foto dan video 360 derajat untuk mendapatkan pengalaman tiga dimensi yang mendalam. Terlebih lagi ketika Anda mengenakan kacamata VR-nya, Anda serasa berada di dalam rumah ibadah tertentu yang Anda pilih.

Pada saat Launching Buku ini, Menteri Agama Lukman tak ingin melewatkan sensasi pengalaman menikmati aplikasi UID 360 ini dengan mengenakan kacamata VR-nya. “Benar, saya bisa melihat seluruh isi ruangan rumah ibadah secara 360,” ucapnya dengan senang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here