Gara-gara Ini Rasulullah Pernah Menunda Shalat Jenazah 

1815
Shalat Jenazah (Foto: wajibbaca)

Muslim Obsession – Nabi Muhammad Saw. mewasiatkan tiga hal yang harus disegerakan. dan tidak boleh ditunda-tunda.

Dalam sabdanya, Nabi berkata kepada Ali, “Wahai Ali, ada tiga perkara yang tidak boleh engkau tunda, yakni shalat jika telah tiba waktunya, jenazah apabila telah hadir, dan wanita apabila telah ada calon suami yang sekufu.” (HR. Tirmidzi dan Ahmad; hasan)

Salah satu dari tiga perkara tersebut ialah jangan menunda-nunda mengurus jenazah. Namun suatu kali dikisahkan bahwa Nabi pernah menunda untuk menyalati jenazah. Apa alasannya?

Dari Jabir bin Abdillah RA., berkata, “Seorang laki-laki meninggal dunia dan kami pun memandikan jenazahnya, lalu kami mengafaninya dan memberi wangi-wangian. Kemudian kami letakkan untuk dishalatkan oleh Rasulullah Saw. di tempat khusus jenazah. Kemudian adzan shalat pun berkumandang. Beliau pun datang bersama kami dengan melangkah pelan kemudian bersabda, ‘Barang kali rekan kalian ini punya hutang?’

Mereka menjawab, ‘Ya, dua dinar!’ Maka Rasulullah pun mundur, beliau berkata, ‘Shalatkanlah rekan kalian ini.’

Lalu berkatalah salah seorang dari kami bernama Abu Qatadah, “Wahai Rasulullah utangnya yang dua dinar itu atas tanggunganku!’

Maka Rasulullah Saw. berkata kepadanya, “Hutang itu menjadi tanggunganmu? Tertanggung dari hartamu? Dan si mayit terlepas daripadanya?”

Abu Qatadah menjawab, “Ya!”

Maka setelah beberapa lama Nabi pun menyalatinya dan setiap kali Nabi bertemu dengan Abu Qatadah beliau selalu bertanya, “Apakah hutang dua dinar itu telah engkau lunasi?”

Hingga pada akhirnya Abu Qatadah mengatakan, “Aku telah melunasinya wahai Rasulullah.” Maka Rasulullah berkata, “Sekarang barulah segar kulitnya!’” (HR. Ahmad, Hakim dan Baihaqi).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here