Gandeng Bulog dan Pos Indonesia, Kemensos Salurkan Bantuan Beras PPKM Tahap 2

75
Kemensos bersama Perum Bulog dan PT Pos Indonesia salurkan bantuan beras PPKM tahap 2 kepada 8,8 juta keluarga penerima manfaat. (Foto: suara.com)

Jakarta, Muslim Obsession – Kementerian Sosial (Kemensos) menggandeng Perum Bulog dan PT Pos Indonesia untuk menyalurkan bantuan beras PPKM tahap II kepada 8,8 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Bantuan tersebut berupa paket 10 kilogram beras medium per KPM.

Sekretaris Jenderal Kemensos Hartono Laras dalam keterangannya, Jumat (13/8/2021), mengatakan bahwa pemerintah telah menyelesaikan penyaluran bantuan beras dalam rangka menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) tahap I kepada 20 juta KPM.

“Alhamdulillah dapat kami laporkan bahwa sampai dengan hari ini, bantuan beras PPKM tahap I sudah tuntas kami salurkan. Untuk tahap II, saya kira tidak ada masalah. Insyaallah dapat kami laksanakan dengan baik. Sebab, kami sudah ada pengalaman dan sinergitas pada penyaluran pada tahap II,” kata Hartono.

Ia menyatakan, bantuan beras PPKM disalurkan kepada 10 juta KPM PKH (Program Keluarga Harapan), 10 juta KPM BST (Bantuan Sosial Tunai) dan 8,8 juta KPM BPNT (Bantuan Pangan Non Tunai) non-PKH.

Pada tahap I, bantuan beras PPKM disalurkan kepada 20 juta KPM, yakni kepada 10 juta KPM PKH dan 10 juta KPM BST.

Selain bansos yang berbasis “cash transfer” seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)/Kartu Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST), Kemensos juga meluncurkan bantuan beras PPKM.

“Penyaluran BSB (Bantuan Sosial Beras) untuk membantu memenuhi sebagian kebutuhan pokok masyarakat terdampak pandemi,” kata Hartono.

Untuk penyaluran bantuan beras PPKM tahap II, kata dia, tidak ada persiapan khusus.

“Sejauh ini, Kemensos telah menyerahkan data penerima bantuan yang berbasis Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) kepada Kementerian Keuangan sebagai kuasa pengguna anggaran,” kata dia.

Selanjutnya, Kemensos akan meningkatkan koordinasi dengan Perum Bulog yang mendapatkan tugas untuk menyediakan dan menyalurkan bantuan beras, dan pihak-pihak terkait lainnya, seperti PT Pos Indonesia dan pemerintah daerah.

“Kami juga mengaktivasi peran pendamping PKH dan Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) untuk membantu para petugas baik dari Perum Bulog maupun dari PT Pos, untuk membantu kelancaran penyaluran di lapangan,” kata dia.

Melalui peran para pendamping pula, Kemensos memastikan bila ada perubahan data penerima, akan segera diperbaiki.

“Karena Kemensos memiliki data ‘by name by addres’ sehingga jika ada perubahan data, bisa kami deteksi dan segera diganti dengan yang layak,” katanya.

Kemensos mengapresiasi peran semua pihak yang telah bersinergi dalam menyelenggarakan tugas penyaluran bantuan, termasuk pimpinan Perum Bulog dan jajaran, PT Pos Indonesia dan jajaran, pemerintah daerah, dan para pendamping sosial, relawan. (Has)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here