FOTO ESAI: Bendungan Katulampa dan Tangan-tangan ‘Tak Terlihat’

178
Bendung Katulampa di malam hari
Bendung Katulampa di malam hari

Hembusan angin malam dan gemericik hujan menetes di sekujur tubuh para penjaga pintu air katulampa, meski harus basah-basahan tidak menjadi halangan bagi mereka, karena hal itu sudah dijadikan ladangΒ  kebaikan bagi para penjaga.

Selain itu, di setiap malam mereka pun harus merelakan waktu istirahatnya untuk selalu waspada menjaga pintu air, karena keadaan air tidak selalu bersahabat. Hal itu juga dilakukan hanya untuk memikirkan mereka disana yang sedang terlelap tidur dengan mimpi-mimpinya yang indah. Setiap malam ketika hujan turun, bunyi telpon terus berdering di pos penjaga untuk meminta informasi ketinggian air yang berada di hulu.

(Teks dan Foto: Edwin Budiarso/ Obsession Media Group)

Salah satu petugas sedang bersiap-siap untuk mengawasi pintu air
Salah satu petugas sedang bersiap-siap untuk mengawasi pintu air
Salah satu petugas sedang mengawasi pintu air
Salah satu petugas sedang mengawasi pintu air
Sala satu catatan dan alat komunikasi
Sala satu catatan dan alat komunikasi
Beberapa petugas sedang bersantai usai mengawasi pintu air
Beberapa petugas sedang bersantai usai mengawasi pintu air
Petugas sedang beraktifitas
Petugas sedang beraktifitas
Warga melintasi pintu air Katulampa
Warga melintasi pintu air Katulampa
Beberapa petugas sedang mengecek alat
Beberapa petugas sedang mengecek alat
Warga melintasi bendungan Katulampa
Warga melintasi bendungan Katulampa
Andi Sudirman seorang petugas serta mengawasi Bendung Katulampa
Andi Sudirman seorang petugas serta mengawasi Bendung Katulampa

 

9 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here