Forum Mahasiswa Islam: Setop Pelembagaan Islamofobia!

408

Jakarta, Muslim Obsession – Pimpinan Pusat Front Mahasiswa Islam (FMI) mempertanyakan ‘hasil penelitian’ Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sehingga muncul daftar kampus yang terpapar radikalisme.

Selain metodologi penelitian, FMI juga mempertanyakan ukuran dan definisi radikalisme yang digunakan BNPT.

“Kami mengkhawatirkan klaim BNPT justru melakukan pelembagaan Islamofobia kepada kampus-kampus,” kata Ketua Umum FMI Ali Alatas dalam rilisnya, Sabtu (9/6/2018).

FMI menduga di balik tudingan tersebut ada upaya mematikan daya kritis mahasiswa Islam.

Lebih dari itu, Ali menegaskan jika pihaknya menolak tudingan radikalisme yang selalu ditujukan kepada umat Islam.

“Seakan lupa terdapat radikalisme lain seperti radikalisme kesukuan yang ditunjukkan Cornelis, radikalisme parpol yang ditunjukkan Victor Laiskodat, radikalisme separatis oleh OPM dan RMS,” tegasnya.

Oleh karenanya, sebut Ali, pihaknya menuntut agar dihentikannya upaya pelembagaan Islamofobia di NKRI.

Selain itu, FMI juga menuntut agar kampus difungsikan hanya sebagai tempat untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Jangan sampai terjadi ketidakadilan serta persekusi kepada mahasiswa yang kritis. Karena ketidakadilan yang dilakukan negara justru dapat menjadi sumber terorisme itu sendiri,” pungkasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here