Filipina Terpincut Praktik Keuangan Islam

411
Keuangan Islam (Foto: Ilustrasi/Istimewa)

Mindanao, Muslim Obsession – Presiden Filipina Rodrigo Duterte, berencana untuk menerbitkan obligasi Islami atau sukuk. Guna mendanai proyek-proyek infrastruktur besar warga Mindanao, juga untuk mengumpulkan dana pembangunan kembali Kota Marawi.

Badan pembangunan provinsi Mindanao di bagian paling selatan Filipina ini, ingin sekali menggunakan konsep atau praktik keuangan Islam untuk mendanai proyek-proyek infrastruktur. Di mana sekitar seperlima dari 25,5 juta penduduknya adalah Muslim.

Menurut Romeo Montenegro, direktur Otoritas Pengembangan Mindanao, atau MinDA, inisiatif pembiayaan Islam dapat dilakukan melalui Al-Amanah Islamic Investment Bank milik pemerintah Filipina, yang akan menerbitkan sukuk untuk proyek publik, publik-swasta atau swasta yang dipimpin.

Al-Amanah, anak perusahaan dari Bank Pembangunan Negara Filipina, saat ini adalah satu-satunya bank di Filipina yang berlisensi untuk melakukan perbankan Islam.

“Sebagian besar bank konvensional menghindar untuk membiayai proyek-proyek di Mindanao karena ukuran pasar kawasan yang kecil dan masalah keamanan yang berlaku,” kata Montenegro, seperti dilansir Gulf News, Rabu (25/7/2018).

Selain itu, beberapa dari mereka terlibat dalam keuangan mikro, salah satu segmen perbankan penting untuk mengentaskan kemiskinan di Mindanao. Kemudian, untuk memungkinkan proses pembiayaan Islam, dibuat RUU untuk memungkinkan akses sukuk dan keuangan Islam serupa.

Namun, Montenegro mengatakan dia juga mendekati bank sentral Filipina dan meminta mereka untuk mengeluarkan kebijakan yang akan memungkinkan pendanaan keuangan Islam, tanpa undang-undang dari Kongres untuk sementara waktu.

Menurutnya, hal ini bisa menjadi jalan pintas untuk menerapkan instrumen pembiayaan yang sesuai syariah. Juga memungkinkan negara-negara Timur Tengah yang telah menyatakan minatnya untuk berinvestasi di Mindanao, di antaranya ialah Qatar dan Malaysia. (Vina)

Baca Juga:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here