Festival Lengkong, Syiar Wisata Religi

542
Festival Lengkong
Festival Religi oleh masyarakat Lengkong, Tangsel. (Foto: bantenhariini)

Tangsel, Muslim Obsession – Seperti umumnya kota di selasar Jakarta, Tangerang Selatan (Tangsel) dihuni oleh masyarakat yang heterogen. Dampaknya, Tangsel memiliki sejumlah budaya yang sangat potensial untuk dikembangkan.

Salah satunya adalah Festival Lengkong. Festival ini menampilkan sejumlah kebudayaan khas Betawi yang bernuansa religi dan sejak lama menjadi daya tarik wisata.

“Festival Religi ini merupakan bentuk pelestarian budaya Betawi yang dilakukan oleh warga Lengkong,” kata Kepala Dinas Parwisiata setempat Djudianto di Pusat Pemerintahan Kota Tangsel di Ciputat, seperti dilansir Antara, Senin (23/4/2018).

Ragam budaya yang disajikan dalam Festival Lengkong ini antara lain taushiyah, marawis, parade silat, pasar kuliner, gambang kromong, serta gambus.

Djudianto menjelaskan festival religi ini merupakan potensi wisata di Kota Tangsel. Untuk itu Pemkot terus melakukan pelestarian dan pengembangan. Sehingga mampu menjadi ciri khas dari kota yang baru berusia 9 tahun ini.

Tak hanya destinasi wisata festival religi saja. Ke depannya, Dispar akan mengadakan berbagai jenis festival di Kota Tangsel. Adapun salah satu yang diungkapkan Djudianto adalah Pesta Kuliner di Situ Parigi, Pondokaren.

Sementara itu staf ahli Pemkot Tangsel Zulfuad mengatakan, masyarakat Kota Tangsel yang heterogen memiliki budaya yang berbeda dengan budaya asli Tangsel. Karena itu supaya tidak mudah terkikis dengan budaya lain, pelestarian budaya harus tetap dilaksanakan. Sebab fungsinya bukan lagi untuk dipertahankan, melainkan untuk diperkenalkan kepada pendatang.

Menurutnya, masih banyak potensi pariwisata di Kota Tangsel yang bisa dikembangkan. Sehingga Pemkot akan memberikan perhatian khusus kepada sektor pariwisata yang belum tersentuh.

“Yang penting saya ingin budaya yang dikembangkan adalah Budaya Tangsel. Ya seperti Festival Lengkong ini,” kata dia. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here