Facebook Mengecualikan Israel Sebagai Pilihan Negara

317

Muslim Obsession – Perwira New York State (NYS) meminta CEO Facebook untuk segera bertindak karena mengecualikan Israel sebagai pilihan negara.

“Palestina bahkan bukan negara,” protesnya, dilansir laman Israel pada Ahad (4/2/2018).

Perwira NYS Dov Hikind (D-Brooklyn) meminta pendiri dan CEO Facebook Mark Zuckerberg untuk segera melakukan tindakan terhadap pengecualian Israel yang dianggap mempermalukan nama Israel.

Protes ini terjadi karena saat membuat profil latar belakang di Facebook, pengguna diberi 50 pilihan kebangsaan. Pilihan ini termasuk Palestina, sementara Israel ditidakan.

“Saya menduga beberapa programmer sudah rasis, karena dengan sengaja mengecualikan Israel sebagai pilihan. Itu sebuah penghinaan dan Facebook harus dimintai pertanggungjawaban,” tuturnya.

Sedangkan Mark Zuckerberg telah mengeluarkan pernyataan, “Sebagai seorang Yahudi, orangtua saya mengajari saya, kita harus melawan serangan terhadap semua komunitas.”

“Saya memanggil Mr. Zuckerberg untuk mengetahui motif ‘serangan’ terhadap orang Yahudi dan Israel tersebut. Pengucilan Israel dari Facebook, yang merupakan sebuah perusahaan publik, sementara Palestina termasuk bukan (negara). Sebuah kebetulan ini adalah penghinaan rasis yang harus segera ditangani,” ujar Hikind.

Hikind juga meminta pengguna Facebook memanfaatkan fitur “laporkan masalah” di menu Bantuan Facebook untuk memprotes Facebook dari masalah ini. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here