Etnis Rohingya: Dibunuh Jiwanya, Diperkosa Raganya

668
Rohingya Genocide
Sisa-sisa pembakaran kampung-kampung etnis Muslim Rohingya.

MuslimObsession.com – Keragaman agama dan etnis di banyak negara telah mengakibatkan berbagai persoalan. Utamanya menyangkut upaya sebuah negara untuk menyatukan visi bersama berbasis keadilan, seperti yang sedang dialami Myanmar.

Sebagaimana negara-negara tetangganya di Asia Tenggara, seperti Thailand dan Filipina, permasalahan keragaman agama dan etnis telah membawa Myanmar ke dalam kancah pergolakan yang hingga kini tidak kunjung usai.

Negara Myanmar yang mencapai kemerdekaannya dari Inggris pada tahun 1948, beberapa kali mengalami gelombang protes. Penyebabnya adalah ketidak-adilan, sehingga menciptakan luka yang mendalam pada beberapa kelompok perlawanan, yang antara lain mengatasnamakan Hak Asasi Manusia (HAM).

Meskipun akar permasalahannya adalah ketidakadilan yang dirasakan oleh sebagian besar kelompok etnis, yang merasa dizalimi oleh sekelompok etnis yang dominan di negara itu (Etnis Burma) yang mendominasi di Myanmar, karena di samping jumlah mereka yang lebih banyak daripada kelompok-kelompok etnis yang lain, telah menguasai berbagai bidang kehidupan di negara itu.

Infografis rakhine

Dominasi kelompok etnis Burma, yang pada umumnya beragama Budha terhadap kelompok etnis yang lain, telah melahirkan praktik-politik yang dirasakan sebagai sebuah ketidakadilan oleh kelompok-kelompok etnis yang lain, termasuk di dalamnya kelompok etnis-Muslim yang menempati posisi minoritas.

Islam di Myanmar termasuk agama minoritas, dengan persentase sekitar 4% dari jumlah penduduk di seluruh Myanmar. Walupun pemeluk agama Islam minoritas, tetapi mereka mepunyai pengaruh di berbagai bidang. Hal ini terbukti dengan banyaknya jabatan penting di pemerintahan yang diduduki oleh orang Islam. Mereka juga banyak menguasai bidang perdagangan, diplomatik, administrasi, politik, bahasa, dan budaya.

Masyarakat Myanmar dibagi berdasarkan faktor etnis, seperti Burma, Shan, Karen, Rakhine, Kayah, India dan Mon. Pembagian tersebut juga berlaku dalam masyarakat Muslim, ada Muslim Burma atau Zerbadee, Muslim keturunan India, Muslim Hui-Hui atau Panthay dan Muslim Rohingya. Masing-masing komunitas memiliki hubungan yang berbeda-beda dengan masyarakat Budha dan pemerintah.

1
2
3
BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here