Erdogan: Turki Bukan Tempat Aman untuk Pengungsi Afghanistan

74
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan (Photo: Anadolu Agency)

Muslim Obsession – Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan menyatakan bahwa negaranya tidak memiliki kewajiban apa pun untuk menjadi tempat yang aman bagi para pengungsi Afghanistan.

Hal itu ia katakan pada Kamis malam (19/8/2021) setelah pertemuan kabinet lima jam di Kompleks Kepresidenan Ankara, ketika Taliban memperkuat genggaman mereka di Afghanistan yang memicu gelombang pengungsi.

Mengatasi kekhawatiran publik mengenai kemungkinan gelombang pengungsi, Erdogan juga mengatakan bahwa Turki akan memastikan kembalinya para pengungsi dengan aman.

“Adalah kewajiban kami kepada warga Turki untuk memastikan para pengungsi kembali dengan selamat ke negara asal mereka,” ujarnya.

Erdogan juga menolak klaim oposisi bahwa Turki menampung 1,5 juta pengungsi Afghanistan.

Presiden juga menegaskan komitmen negaranya terhadap “stabilitas dan keamanan” Afghanistan dan mengatakan Ankara dapat mengadakan pembicaraan dengan pemerintah baru.

“Kami akan bertemu dengan pemerintah yang dibentuk oleh Taliban jika perlu dan membahas agenda bersama kami,” ucap Erdogan, dilansir Anadolu.

Taliban menyatakan perang di Afghanistan berakhir setelah mengambil alih istana kepresidenan di Kabul.

Sebagai akibatnya, negara-negara Barat pada Senin bergegas untuk mengevakuasi warganya di tengah kekacauan di Bandara Internasional Kabul Hamid Karzai ketika warga Afghanistan yang panik mencari jalan keluar.

“Hari ini adalah hari besar bagi rakyat Afghanistan dan mujahidin. Mereka telah menyaksikan buah dari upaya dan pengorbanan mereka selama 20 tahun,” ujar Mohammad Naeem, juru bicara kantor politik Taliban, kepada media yang berbasis di Qatar, Al-Jazeera.

Butuh waktu lebih dari seminggu bagi Taliban untuk menguasai negara itu setelah serangan kilat yang berakhir di Kabul ketika pasukan pemerintah, dilatih selama dua dekade dan dilengkapi oleh Amerika Serikat dan lainnya dengan biaya miliaran dolar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here