Erdogan Desak Persatuan Pemuda Muslim Dunia di Tengah Krisis Global

105
Presiden Tuki, Recep Tayyip Erdogan (Foto: Aljazeera)

Muslim Obsession – Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Rabu (25/8/2021) mendesak pemuda Muslim untuk memberdayakan diri mereka sendiri, melakukan tanggung jawab dan tetap bersatu dalam menghadapi krisis yang sedang berlangsung dan meningkatnya Islamofobia di Barat.

Berpidato di forum pemuda di Istanbul pada hari Rabu, presiden Turki juga meminta umat Islam untuk mengangkat suara mereka melawan ketidakadilan yang mereka saksikan.

“Muslim harus bertanggung jawab atas perdamaian dan kesejahteraan mereka sendiri, serta untuk keamanan dan masa depan seluruh umat manusia, dan mengangkat suara mereka melawan ketidakadilan yang mereka saksikan,” kata Erdogan dalam pesan videonya kepada Forum Pemuda Kerjasama Islam (Islamic Cooperation Youth Forum). Majelis Umum ke-4 ICYF).

Dia mencatat bahwa perkembangan global, termasuk terorisme, masalah keamanan yang belum pernah terjadi sebelumnya, dan pandemi COVID-19 yang telah menjadi ancaman serius bagi kemanusiaan, terutama mempengaruhi negara-negara Muslim.

“Sementara di satu sisi, umat Islam di seluruh wilayah yang luas berjuang dengan konflik, migrasi, kemiskinan dan penyakit, mereka juga memerangi meningkatnya Islamofobia di Barat di sisi lain,” ucap Erdogan dalam pesan yang disiarkan televisi di majelis umum keempat, dilansir Daily Sabah.

Mengutip salah satu pepatah lama yang dipegangnya bahwa “dunia lebih besar dari lima,” mengacu pada lima anggota tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam seruan untuk mereformasi badan tersebut, Erdogan mengatakan Turki menarik perhatian pada ketidakadilan global di setiap kesempatan.

Dia mengatakan kepada pemuda Muslim bahwa mereka tidak boleh jatuh ke dalam perangkap yang dibuat oleh “imperialis” untuk memisahkan mereka dan bersatu.

“Kami ingin melihat Anda lebih berperan aktif di bidang politik, akademik, olahraga, perdagangan, dan sosial. Jangan sampai ada yang memecah belah Anda karena perbedaan etnis atau budaya,” ujar Presiden.

Wakil Menteri Luar Negeri Turki Yavuz Selim Kıran juga menggarisbawahi bahwa Organisasi Kerjasama Islam (OKI) adalah organisasi internasional terbesar kedua di dunia.

Forum Pemuda OKI adalah platform penting yang mengangkat pemimpin masa depan, katanya, menambahkan bahwa Turki akan terus mendukung ICYF di setiap bidang.

Selim Bayda, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga, juga menyatakan bahwa inisiatif untuk persatuan dunia Islam akan menciptakan landasan yang kuat bagi generasi mendatang, dan mengatakan: “Forum Pemuda Kerjasama Islam adalah platform kerjasama penting bagi negara-negara anggota. Organisasi dengan potensi yang dijanjikan di bidang pemuda. Sebagai warga Turki, kami melanjutkan dukungan kami ke forum dengan cara yang paling kuat seperti biasa, dan kami akan terus melakukannya.”

Menurut situs webnya, ICYF adalah organisasi internasional, nonkomersial, non-partisan yang menyatukan organisasi payung pemuda terkemuka dari negara-negara anggota OKI serta organisasi pemuda internasional yang beroperasi di wilayah OKI dan organisasi pemuda yang mewakili minoritas Muslim yang signifikan di seluruh dunia.

Forum ini didirikan pada sidang umum pendirinya yang diadakan di Baku, Azerbaijan pada 1-3 Desember 2004 sesuai dengan resolusi No.: 15/31-C yang diadopsi oleh Sesi ke-31 Konferensi Islam Menteri Luar Negeri yang diadakan pada bulan Juni 14-16, 2004, di Istanbul, Turki. Organisasi itu diberikan status lembaga afiliasi ke OKI berdasarkan resolusi No .: 3/32-C diadopsi oleh Sesi ke-32 Konferensi Islam Menteri Luar Negeri yang diadakan 28-30 Juni 2005, di Sanaa, Yaman .

ICYF menggambarkan misinya sebagai membangun kapasitas pemuda OKI melalui strategi, kerangka kebijakan, program dan proyek yang memajukan keterlibatan sipil, pendidikan holistik, pengembangan kapasitas dan praktik terbaik mengatasi masalah kritis pengangguran, kesehatan dan kesejahteraan, peluang terbatas, ekstremisme.

Serta pengucilan sosial sambil membangun kemampuan mereka dalam pengembangan intelektual dan kepemimpinan, inovasi ilmiah dan teknologi, kewirausahaan, media dan komunikasi yang diinformasikan oleh warisan, budaya, dan nilai-nilai universal Islam bersama.”

Visinya digambarkan sebagai “pemuda yang diberdayakan di seluruh wilayah OKI mengaktualisasikan potensi penuh mereka untuk pembangunan berkelanjutan komunitas mereka, bangsa dan dunia, didorong oleh nilai-nilai Islam kerjasama, keunggulan dan persatuan.”

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here