Enam Adab Berpuasa Menurut Imam Al-Ghazali

623
Buka Puasa Bersama (Foto: Portal Kini)

Muslim Obsession – Ibadah puasa tidak hanya memiliki ketentuan hukum yang menentukan sah tidaknya, tetapi juga memiliki adab tertentu yang berpengaruh terhadap pahala yang diterima oleh seseorang.

Artinya adab berpuasa sangat penting untuk diperhatikan karena menentukan kualitas ibadah ini di hadapan Allah Swt. sebagaimana nasihat Imam Al-Ghazali dalam risalahnya berjudul al-Adab fid Din dalam Majmu’ah Rasail al-Imam al-Ghazali (Kairo, Al-Maktabah At-Taufiqiyyah, t.th., halaman 439), sebagai berikut:

Artinya: “Adab berpuasa, yakni: mengonsumsi makanan yang baik, menghindari perselisihan, menjauhi ghibah (menggunjing orag lain), menolak dusta, tidak menyakiti orang lain, menjaga anggota badan dari segala perbuatan buruk.”

Keenam adab sebagaimana disebutkan di atas akan diuraikan satu per satu berikut ini:

Pertama, mengonsumsi makanan yang baik. Selama berpuasa, khususnya di bulan Ramadhan, makanan yang sebaiknya kita konsumsi adalah makanan yang baik atau halalan thayyiba. Makanan yang baik tidak identik dengan makanan yang lezat atau mahal, tetapi adalah makanan yang baik bagi kesehatan dan tentu saja juga halal secara syarí.

Beberapa makanan dikenal sangat lezat seperti cumi-cumi, rempelo, hati, otak dan sebagainya. Tetapi semua makanan  ini mengandung protein sangat tinggi yang dalam jangka pendek atau panjang bisa merugikan kesehatan khususnya bagi mereka yang telah mengidap kolesterol tinggi.

Beberapa makanan yang baik kita konsumsi selama Ramadhan, di samping makanan pokok seperti nasi atau lainnya, adalah  kurma, madu, sayuran, daging, ikan, dan lain sebagainya. Intinya adalah makanan yang secara kesehatan baik untuk dikonsumsi dan juga halal secara syarí. Syukur-syukur makanan itu ada tuntunannya di dalam agama baik berdasarkan Al-Qur’an atau hadits Nabi Saw. seperti madu dan kurma sebagaimana telah disebutkan di atas.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here