Empat Hal yang Ditanyakan di Hari Kiamat

48

Jakarta, Muslim Obsession – Umur dan kesempatan yang diberikan Allah Ta’ala wajib disyukuri, selain iman dan kesehatan. Demikian disampaikan Khoirul Huda Basyir dalam khutbah Jumat yang digelar di Mushala Kantor Kementerian Agama di Bilangan Lapangan Banteng Jakarta, Jumat (8/1/2021).

Dalam Al-Quran dan Hadits, jelasnya, nikmat umur tidak diberikan cuma-cuma tapi ada pertanggungjawabannya.

Khoirul Huda yang juga bertugas di Biro Hukum dan Kerjasama Luar Negeri Kemenag mengutip hadits yang diriyawatkan Imam Tirmidzi, “Tidak akan bergeser dua telapak kaki seorang hamba pada hari kiamat sampai ditanya (dimintai pertanggungjawaban) tentang umurnya ke mana dihabiskan, tentang ilmunya bagaimana dia mengamalkannya, tentang hartanya dari mana diperolehnya dan ke mana dibelanjakannya, serta tentang tubuhnya untuk apa digunakannya”.

“Kelak diakhir kiamat, pasti akan ditanya. Ditanya, tentang usia yang kita jalani di dunia. Berbahagialah bagi siapa saja yang memanfaatkan umurnya untuk menabur amal shaleh, begitu sebaliknya. Kedua, mereka diamanahi ilmu apakah untuk kemaslahatan atau kemudharatan,” terang Huda.

Ketiga, imbuhnya, mereka yang diberikan amanah kekayaan akan ditanya dua hal sekaligus, yakni dari mana harta itu diperoleh dan ke mana ditasarufkan. Dan keempat, kelak mereka yang punya kekuatan fisik akan ditanya ke mana kekuatan dan kekuasaan di dunia digunakan.

“Jawabannya, berpulang ke kita masing-masing. Sudahkah kita lebih baik dari tahun sebelumnya, sudahkah kualitas ibadah kita lebih baik,” ungkapnya di hadapan jamaah yang di antaranya adalah Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, sejumlah pejabat eselon 2 dan ASN Kemenag.

Di penghujung khutbahnya, Khoirul Huda mengajak jamaah agar Islam menjadi inspirasi pada hal yang lebih baik, mencerahkan, menjadi motivasi bagi kemaslahatan bangsa. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here