Emang Corona Masih Berbahaya?

189

Oleh: Ahmad Fatoni (Anggota Tim Satgas Covid-19 MUI Pusat)

Takut corona? Itu dulu. Dulu sekali.

Satu dua orang mati, semua merasa ngeri. Jaga jarak sehat dan hindari kerumunan, pakai masker, sering cuci tangan pakai sabun, olahraga yang teratur, istirahat yang cukup dan jangan panik, mau olahraga serta makan makanan yang bergizi, baik dan halal, menjadi kebiasaan.

Masyarakat sangat disiplin. Meski tetap saja ada yang positif Covid-19, dan sebagian mati.

Angka positif Covid-19 terus naik jumlahnya. Puluhan setiap harinya. Berikutnya ratusan. Masyarakat ketakutan. Hati-hati kalau keluar rumah.

New normal! Sejak gagasan ini muncul, masyarakat terbebas. Bebas dari segala aturan dan protokoler Covid-19. Rasa takut hilang.

Aktifitas masyarakat kembali normal. Hampir tak beda dengan keadaan sebelum muncul Covid-19. Kerumunan ada di mana-mana. Banyak yang tak pakai masker. Para pedagang asongan seperti tukang bakso, siomay, penjual es keliling, mereka aktif kembali. Bertemu ratusan pembeli. Bermacam-macam pembeli.

Di antara pembeli ada OTG. Positif Covid-19, tapi gak dikenali. Tanpa masker, berhadapan dan saling bicara. Bersentuhan tangan, saling tukar uang. Dari sini, penyebaran Covid-19 sangat efektif.

Cafe-cafe penuh pengunjung. Resto sudah mulai buka. Berjubel masyarakat mengunjungi mall. Hotel ramai lagi. Protokol Covid-19 banyak diabaikan. Pokoknya, gak peduli. Cuek!

Apa akibatnya? Angka positif Covid-19 naik drastis. Waktu demi waktu. Bahkan hari ini angka kenaikan positif corona 1385 orang. Tinggi sekali. Ini dahsyat.

Apa masyarakat takut? Tidak! Apa lalu bersikap hati-hati? Tidak! Apakah kemudian mereka pulang ke rumah dan lockdown? Tidak!

Kenapa? Karena masyarakat tidak lagi peduli terhadap bahaya Covid-19. Merasa aman. Sebab, informasi terkait Covid-19 sudah lenyap dari peredaran. Satgas Covid-19 sudah jarang tampil di tivi. Medsos ramai berita lain. Informasi terkait Covid-19 kalah nyaring dengan isu yang sekarang lagi santer.

Sementara, kematian karena Covid-19 luar biasa besar. Pek… Pek… Pek… Mati! Banyak wilayah tidak saja merah, tapi hitam. Lagi-lagi, masyarakat tak peduli. Tetap merasa aman. Faktornya, mereka tak sadar!

Dalam situasi kekosongan inilah Satgas MUI hadir. Ambil peran untuk melakukan edukasi kepada masyarakat. Targetnya? Masyarakat sadar bahwa Covid-19 makin ganas. Bahkan sangat ganas.

Buktinya? Angka positif Covid-19 setiap hari bertambah ribuan. Bukan ratusan lagi, tapi ribuan. Karena itu, waspadalah…waspadalah… (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here