E-Istiqlal Penanda Modernisasi Pengelolaan Masjid

86
Menag Fachrul Razi kembali disorot usai pernyataan 'good looking' yang dinilai sebagai islamophobia oleh sebagian kalangan. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Muslim Obsession – Modernisasi pengelolaan manajemen masjid sangat penting dilakukan karena hal itu akan berdampak pada perluasan peran masjid dalam pembangunan di Indonesia.

Demikian dikemukakan Menteri Agama Fachrul Razi saat menghadiri peluncuran e-Istiqlal yang digelar Badan Pengelola  Masjid Istiqlal, di Jakarta, Kamis (27/8).

Turut hadir dalam peluncuran aplikasi e-Istiqlal, Imam Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Chairman of CT Group  Chairul Tanjung, Komisaris Utama Bank Mega Syariah M.Nuh, Direktur Utama Bank Mega Syariah Yuwono Waluyo, dan Direktur PT Nusa Satu Inti Artha (DOKU) Nabilah Alsagof.

“Launching aplikasi e-istiqlal hari ini adalah penanda dimulainya modernisasi pengelolaan masjid di Indonesia. Ini adalah langkah besar untuk mendorong peran yang lebih luas dari masjid-masjid kita,” kata Menag, mengutip Kemenag, Jumat (28/8/2020).

Menag menyatakan, selama ini masjid telah menjadi mitra strategis pemerintah dalam membangun dan merawat Indonesia.

“Masjid Istiqlal adalah salah satu institusi yang sedang dikembangkan perannya agar memiliki peran yang lebih luas dalam pembangunan,” ungkapnya.

Aplikasi berbasis komunitas yang diberi nama e-istiqlal ini memiliki fitur serta konten yang ditujukan untuk mendukung berbagai aktivitas para pengguna secara online. Baik bagi mereka yang merupakan jemaah Masjid Istiqlal, maupun masyarakat secara luas.

Menag berharap, modernisasi pengelolaan Masjid Istiqlal ini dapat menginspirasi masjid-masjid lainnya di Indonesia untuk melakukan hal serupa.  “Tentunya ada banyak jembatan yang terbangun karena adanya aplikasi ini. Khususnya dalam menjembatani umat dengan pengelola masjid,” kata Menag.

“Inilah bagian penting dari modernisasi yang positif. Kementerian Agama sangat mendorong ide besar dari badan pengelola masjid istiqlal ini untuk menjadikan masjid ini sebagai kiblat peradaban islam dunia,” lanjutnya.

Menag juga berharap, modernisasi Istiqlal dapat semakin memperkokoh kerukunan yang telah dibangun sejak lama.

“Kepada Badan Pengelola Masjid Istiqlal, Saya ucapkan selamat atas launching aplikasi e-Istiqlal ini. Jangan berhenti berkarya dan berinovasi demi kemajuan umat dan negara kita tercinta,” tutup Menag. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here