Dubes Saudi Resmikan Program ‘Buka Puasa’ di Jakarta

202
Dubes Saudi untuk Indonesia meresmikan program Buka Puasa (Sembako Ramadhan) di kantor Atase Agama di Jakarta, Jakarta (1/5/2020). (Foto: Istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Dalam rangka menyambut bulan suci Ramadhan, Pemerintah Kerajaan Arab Saudi melalui perwakilan diplomatiknya di Jakarta kembali menyelenggarakan Program Buka Puasa Pelayan Dua Kota Suci 1441 H, Jumat (1/5/2020).

Pada kesempatan ini, HE. Esam Abid Althagafi, Duta Besar Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia meresmikan program tersebut di kantor Atase Agama Kedubes di Jakarta. Turut hadir pada kegiatan ini perwakilan Kepala Bagian Tata Usaha Pimpinan Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Agama Khoirul Huda Basyir dan Atase Agama Arab Saudi Syeikh Ahmad bin Isa AlHazimi, Wakil Duta Besar Yahya bin Hassan Alqahtani, serta sejumlah Kabag di Kedutaan.

Dalam sambutannya, Duta Besar menyampaikan bahwa program in merupakan agenda rutin yang dilakukan setiap tahun di Indonesia dan bahkan di seluruh dunia, yaitu pembagian Kurma untuk masyarakat muslim agar dinikmati ketika berbuka puasa.

Namun dikarenakan kondisi yang berbeda dengan adanya pandemic Covid-19 maka tahun ini sedikit berbeda.

“Bentuk bantuan yang disampaikan pada tahun ini berupa paket sembako, karena bantuan tersebutlah yang sangat dibutuhkan untuk masa-masa sulit seperti saat ini,” ujar Dubes.

Adapun jumlah paket sembako yang akan dibagikan adalah sebanyak 4.000 paket, termasuk di dalamnya; beras, gula, minyak, tepung, dan kebutuhan pokok lainnya dan tak lupa pula kurma.

Bantuan tersebut akan dibagikan kepada mereka yang membutuhkan khususnya yang terdampak langsung oleh pandemi Corona, dengan melibatkan sejumlah pihak di Indonesia, seperti ormas-ormas Islam.

Yang Mulia Duta Besar juga menyinggung perihal dibuka kembali Dua Masjid Suci (Masjidil Haram di Mekkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

“Kami terus mengikuti perkembangan informasi dari Lembaga Tinggi Urusan Dua Masjid Suci, dan semoga dalam waktu dekat kabar tersebut benar-benar terealisasi. Langkah ini dilakukan secara bertahap hingga akhirnya dapat kembali menyambut para jamaah untuk beribadah di Masjdil Haram dan Masjid Nabawi, dengan tetap menerapkan prosedur yang ketat guna memastikan bahwa para jamaah benar-benar terbebas dari virus Corona,” jelasnya.

Terkait ibadah haji tahun ini, Duta Besar juga menyatakan bahwa hingga saat ini belum ada pengumuman resmi terkait pelaksaan ibadah rukun islam kelima tersebut.

“Hingga saat ini belum ada keputusan resmi dari Pemerintah Arab Saudi terkait pelaksanaan ibadah haji, dan apabila telah ada kepastian terkait hal tersebut, pasti Kami akan segera menyampaikannya kepada semua pihak,” tegasnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here