Dua Tahun Vakum, Bukber Puasa Ramadhan 2022 Akan Dilanjutkan Kembali di Masjid Nabawi 

68
Buka Puasa Bersama (Foto: Portal Kini)

Muslim Obsession – Selama Ramadhan mendatang, Badan Urusan Masjid Nabawi di Madinah berencana untuk melanjutkan bukber atau buka puasa bersama di masjid setelah dua tahun vakum.

Sebagai tindakan pencegahan, program buka puasa telah dihentikan sejak 24 April 2020, saat Ramadhan 1441 dimulai.

Agen Masjid Nabawi di Madinah akan melanjutkan Iftar (buka puasa) di masjid selama Ramadhan setelahnya.

Hanya orang-orang dengan lisensi sofra buka puasa yang diizinkan untuk menyebarkan penyebaran di tempat-tempat yang telah ditentukan sebelumnya.

“Setelah meninjau situasi pandemi, kami akan menentukan jumlah jamaah yang diizinkan di setiap sofra,” ujarnya, dilansir The Islamic Information, Sabtu (15/1/2022).

Agensi menekankan bahwa penyedia makanan buka puasa harus memiliki kontrak dengan perusahaan katering yang disetujui untuk menyiapkan makanan dan sofras dibatasi hingga 5 orang jika langkah-langkah jarak sosial diterapkan dan 12 orang jika tidak ada.

Selain itu, peraturan menentukan tempat duduk di satu sisi sofra, menghadap kiblat. Mulai awal bulan Rajab (2 Februari 2022), mereka yang memiliki izin untuk menyediakan layanan buka puasa harus memperbarui data mereka.

Selama dua Ramadhan terakhir, Kepresidenan Umum untuk Urusan Dua Masjid Suci menangguhkan praktik menyebarkan sofra berbuka puasa dan melakukan itikaaf (tinggal di masjid untuk beribadah selama jangka waktu tertentu) di Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi. Masjid di Madinah dalam rangka mematuhi protokol virus Corona.

Di bawah kondisi yang ketat, kepresidenan membuat pengaturan untuk menyediakan makanan berbuka puasa bagi individu ketika mereka mengunjungi Masjidil Haram. Di dalam Masjidil Haram, hanya air kemasan dan kurma yang bisa disajikan.

Bagi ratusan ribu peziarah dan pengunjung kota suci yang datang dari berbagai penjuru dunia, buka puasa di Masjid Nabawi selama Ramadhan memberikan pengalaman spiritual yang unik sebelum merebaknya pandemi.

Sofra berbuka puasa di Masjid Nabawi dikatakan sebagai meja makan terluas di dunia.

Kurma, roti, yoghurt, kopi Arab, dan botol air minum cukup banyak untuk memenuhi kebutuhan jamaah masjid yang semakin banyak yang berbuka di sana.

Makanan berat seperti kabsa, mandi, daging sapi, nasi, serta buah-buahan dan jus disajikan di halaman yang teduh di sekitar masjid, yang memiliki area berbeda untuk pria dan wanita.

Pengaturan buka puasa besar-besaran dan rumit disiapkan di dalam dan di luar masjid, dengan hadirin memadati keempat sudutnya.

Menurut laporan, selama bulan suci sebelum epidemi, ada sekitar 30.000 sofra tersebar di seluruh masjid dan 63.000 sofra di halaman yang teduh.

Lebih dari 10.000 penduduk Madinah biasa berkumpul untuk berbuka puasa di Masjid Nabawi dan halamannya.

Orang Madinah biasanya memesan seluruh ruang di dalam Haram untuk makan malam berbuka puasa. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here