DPR Dukung Transformasi IAIN Cirebon Jadi Universitas Islam Siber Pertama di Indonesia

179
IAIN Syekh Nurjati Cirebon.

Cirebon, Muslim Obsession – Komisi VIII DPR RI mendukung transformasi IAIN Syekh Nurjati Cirebon menjadi Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI).

Dukungan ini disampaikan rombongan Komisi VIII DPR RI saat kunjungan kerja ke IAIN Syekh Nurjati Cirebon dalam rangkaian pengawasan dan pengelolaan Pendidikan, Kamis (16/09/2021).

Selain dihadiri Rektor H Sumanta Hasyim dan sivitas akademika IAIN Syekh Nurjati Cirebon, pertemuan itu juga diadiri Kakanwil Kemenag Jawa Barat Adib, Kakankemenag Kota Cirebon dan Tim Taskforce Cyber Islamic University UISSI Kemenag RI.

Transformasi IAIN Cirebon menjadi Universitas Islam Siber pertama di Indonesia ini merupakan salah satu program prioritas Kementerian Agama di bawah kepemimpinan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

“Mudah-mudahan apa yang dinginkan Gus Menteri dan civitas akademisi IAIN Syekh Nurjati Cirebon dapat segera terwujud dengan transformasi menjadi Universitas Islam Negeri dan Siber Islamic university. Kami mendukung semua kebijakan Kementerian Agama dalam memajukan pendidikan di Indonesia,” kata Politisi Fraksi PDIP daerah pemilihan Jawa Barat, Selly Andriany Gantina, mengutip Kemenag, Jumat (17/9/2021).

Selly menegaskan, pihaknya berharap dengan jumlah penduduk terbanyak, pesantren dan madrasah, sudah saatnya Jawa Barat memiliki dua universitas Islam negeri. Ia berjanji akan terus mengawal transformasi tersebut.

Pada kesempatan itu Rektor IAIN Syekh Nurjati Cirebon, Sumanta Hasyim menyampaikan bahwa progres transformasi kelembagaan menuju universitas sudah tiga tahun dilakukan dengan melengkapi dan memenuhi semua persyaratan.

“Alhamdulilah semua persyaratan sudah kita penuhi sesuai PMA No 20 tahun 2020. IAIN Syekh Nurjati Cirebon sudah dinyatakan lulus untuk bertransformasi menjadi universitas negeri. Posisi berkas saat ini di Kemenpan RB,” kata Sumanta Hasyim.

“Dalam perjalanannya, ada keinginan besar dari Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dan jajaran Kemenag agar transformasi ini diwujudkan dalam bentuk Universitas Islam Siber Syekh Nurjati Indonesia (UISSI) yang menjadi ikon perubahan era 4.0,” lanjutnya.

Sumanta Hasyim menambahkan Cyber Islamic University, UISSI sudah membuka pendaftaran penerimaan mahasiswa baru pada Semester Gasal Tahun Akademik 2021/2022. Sebagai piloting adalah Program Studi Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) Pendidikan Agama Islam (PAI) pada FITK IAIN Cirebon yang telah memperoleh Akreditasi Unggul.

“Gelombang pertama ini kita sudah menerima 500 mahasiswa perdana PJJ PAI. Mahasiswa yang mendaftar merupakan guru agama dalam jabatan yang belum S1. Peserta pada gelombang pertama ini berasal dari berbagai daerah di Indonesia,” ujarnya.

Ke depan, lanjut Rektor Sumanta Hasyim diharapkan para guru-guru Kemenag yang belum S1, para pekerja yang belum S1, petani dan buruh, bahkan para TKI di luar negeri yang belum S1 akan difasilitasi untuk kuliah melalui UISSI ini. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here