Doa Shalat Hajat yang Diajarkan Rasulullah

119

Jakarta, Muslim Obsession – Dalam Islam dikenal banyak sekali jenis shalat, yang wajib adalah shalat lima waktu. Di luar itu banyak shalat sunnah yang dianjurkan untuk dikerjakan. Shalat hajat adalah termasuk salah satu shalat sunnah.

Shalat hajat sendiri ialah shalat yang dilakukan ketika seseorang memiliki suatu keinginan ataupun hajat. Seseorang yang melaksanakan shalat ini memiliki harapan bahwa keinginannya ataupun hajatnya dapat dikabulkan oleh Allah SWT.

Dan tentunya keinginan ataupun hajat yang diminta sesuai dengan syariat-syariat Islam dan dipandang baik dan bukan sesuatu yang dilarang oleh agama. Meminta sebuah keinginan saat melaksanakan shalat hajat biasanya untuk meminta sukses dalam hal karir, jodoh ataupun perlindungan dan lain sebagainya.

Baca juga: Munajat Rasulullah di Masa Tersulit dalam Kehidupannya

Dalam hadist pun dijelaskan mengenai shalat hajat, Rasulullah Saw bersabda:

“Siapa yang berwudhu dan sempurna wudhunya, kemudian shalat dua raka’at (shalat hajat) dan sempurna raka’atnya, maka Allah berikan apa yang ia pinta cepat atau lambat.” (HR.Ahmad)

Berdasarkan hadist tersebut, Rasulullah Saw pun mengajarkan bahwa kita senantiasa untuk meminta kepada Allah SWT melalui shalat bila sedang dalam kondisi memilliki hajat.

Di antara doa yang banyak ragamnya adalah doa yang disediakan untuk shalat hajat. Akan tetapi kebanyakan penyebutan doa-doa itu tidak menyertakan sumber asalnya. Baik yang berasal dari ulama shalihin maupun langsung dari hadits Rasulullah Saw.

Baca juga: Amalan Langsung dari Rasulullah Agar Cepat Kaya

Oleh karena itu sungguh ada manfaatnya apabila dalam tulisan ini diceritakan sebuah kisah tentang seorang yang tidak sempurna penglihatannya datang kepada Rasulullah Saw untuk meminta doa kesembuhan. Akan tetapi Rasulullah Saw malah memerintahkannya untuk mendirikan shalat hajat lalu berdoa yaitu:

اللهم انى اسألك واتوجه اليك بمحمد نبي الرحمة يا محمد انى قد توجهت بك الى ربى فى حاجتى هذه لتقضى. اللهم فشفعه في

Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya.
Artinya:

“Ya allah Sesungguhnya aku bermohon kepada Engkau, dan aku menghadap kepada engkau dengan Muhammad Nabiyyir Rahmah, Wahai Muhammad sesungguhnya aku menghadap Tuhanku bersamamu dalam memohonkan hajatku ini agar dikabulkan. Ya Allah perkenankanlah dia (Muhammad saw) memberikan syafaatnya kepadaku.”

Baca juga: Cerita Sahabat Ditegur Rasulullah Gara-Gara Seekor Burung dan Semut

Adapun keterangan lengkapnya sebagaimana ditahrijkan oleh At-Tiridzi dan Ibnu Majah hadits riwayat Utsman bin Hunaif.

إن رجلا ضرير البصري اتى النبي صلى الله عليه وسلم فقال ادع الله لي انيعافينى فقال ان شئت اخرت لك فهو خير وان شئت دعوت فقال ادعه فامره ان يتوضأ فيحسن وضوءه ويصلى ركعتين ويدعو بهذا الدعاء : اللهم انى اسألك واتوجه اليك بمحمد نبي الرحمة يا محمد انى قد توجهت بك الى ربى فى حاجتى هذه لتقضى. اللهم فشفعه في

Bahwasannya ada seorang laki-laki yang penglihatannya rusak datang kepada Rasulullah saw sambil berkata

“Doakanlah kepada Allah untukku, agar disembuhkan-Nya aku ini.”

Rasulullah Saw balik menjawab “kalau kamu mau, aku dapat menundanya untukmu dan itu lebih baik, atau kalau kamu mau aku akan mendoakan” maka orang itupun memohon “doakanlah untukku!.”

Kemudian Rasulullah Saw menyuruhnya berwudhu, maka wudhulah orang tersebut dengan baik dan shalat dua raka’at dan berdoa dengan doa ini.

Baca juga: Mengapa Rasulullah Menjuluki Ali bin Abi Thalib dengan Abu Turab?

“Allahumma ini as’aluka wa atawajjahu ilaika bi muhammadin nabiyyir rahmah, ya Muhammadu inni qad tawajjahtu bika ila Rabbi fi hajati hazdihi litaqdhi. Allahumma fa syaffi’hu fiyya.”

Demikianlah Rasulullah Saw menganjurkan dan membolehkan seseorang bertawassul menggunakan nama beliau sebagai seorang Nabi dan Rasul, meskipun dalam shalat hajat. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here