DMI Minta Pemerintah Turut Bantu Jamaah Kembangkan Perekonomian

314
Jamaah Masjid (Foto: Hadirmenyapamu09)

Jakarta, Muslim Obsession – Dewan Masjid Indonesia (DMI) meminta pemerintah agar turut serta membantu jamaah masjid mengembangkan perekonomian. Hal itu, seiring pemerintah mendorong masjid agar mensyiarkan dan membangun kedamaian serta kesejukan.

Sekretaris Jenderal DMI, Imam Addaruqutni menyampaikan, pemerintah jangan hanya memberi dorongan dan larangan kepada masyarakat atau jamaah masjid. Tapi mereka dibiarkan mengalami kesulitan ekonomi.

Ia menerangkan, dorongan pemerintah terhadap terciptanya kehidupan damai di tengah masyarakat harus diimbangi dengan dukungan pemberdayaan ekonomi terhadap mereka. Sebab kelemahan masyarakat di bidang ekonomi menjadi sumber masalah dan menciptakan keresahan.

“Ada dorongan untuk (hidup damai) sementara masyarakatnya lemah, keresahan masyarakat karena ada kelemahan dalam bidang kehidupannya itu sumber dari masalah, (sumber masalah) bukan dari gagasan ajaran agamanya,” kata Imam, Selasa (29/10/2019).

Mengenai bentuk dukungan pemerintah di bidang ekonomi untuk jamaah masjid. Imam mencontohkan salah satunya dengan menghadirkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) berbasis masjid. Sehingga jamaah masjid dari kalangan bawah pun bisa mendapatkan KUR.

Ia juga menegaskan jangan sampai KUR hanya dapat diakses oleh orang yang paham keuangan saja. Sementara mereka yang paham keuangan rata-rata orang yang cukup perekonomiannya.

Sementara orang yang lemah perekonomiannya tidak paham keuangan jadi tidak bisa mengakses KUR. Maka gagasan KUR berbasis masjid bisa membantu mereka yang lemah perekonomiannya mendapatkan.

“Masjid bisa memberikan penyuluhan ekonomi, tapi penyaluran (modal KUR) tetap lewat Bank Syariah, nanti Bank Syariah ada di masjid-masjid,” ujarnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here