Ditangkap Polisi Karena Unggah Humor Gus Dur, Ismail Disuruh Minta Maaf

171

Jakarta, Muslim Obsession – Banyak orang yang menyebut Indonesia kini lagi darurat demokrasi, hal ini terkait berbagai peristiwa yang terjadi dalam dunia hukum yang dianggap tidak mencerminkan rasa keadilan. Suara-suara kritik banyak yang diteror, bahkan harus ditangkap oleh polisi.

Terbaru tentang Ismail Ahmad, ia ditangkap polisi gara-gara mengunggah guyonan atau humur Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur di akun Facebook-nya tentang tiga polisi yang jujur. Ia pun iminta meminta maaf dan menghapus unggahannya.

Ini terjadi setelah Ismail dibawa ke Mapolres Kepulauan Sula, Maluku Utara, untuk dimintai klarifikasi terkait unggahannya itu.

“Setelah saya sampaikan permohonan maaf pada Selasa (16/6/2020), maka masalah itu sudah selesai dan sejak saat itu saya tidak lagi wajib lapor,” ucap Ismail, Kamis (18/6/2020).

Ismail tidak menyangka bahwa unggahannya akan berakhir di kantor polisi. Pria ini mengaku tak memiliki maksud apa pun saat mengunggah guyonan itu. Awalnya dia melihat artikel berisi guyonan Gus Dur di Google.

Dirasa menarik, kemudian Ismail mengunggahnya di Facebook, Jumat (12/6/2020). Di hari yang sama, polisi kemudian mendatangi Ismail ke rumahnya untuk dibawa ke kantor polisi guna diminta klarifikasi.

“Saya tidak berpikir kalau mereka tersinggung, soalnya saya lihat menarik saya posting saja. Saya juga tidak ada kepentingan apa-apa,” ujar Ismail.

Setelah dimintai keterangan, Ismail dipersilakan kembali ke rumah dan sempat wajib lapor selama dua hari.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Maluku Utara AKBP Adip Rojikun menjelaskan bahwa masalah itu sudah diselesaikan oleh Polres Kepulauan Sula.

“Itu mengedukasi, tapi sudah selesai,” kata Adip singkat.

Sebelumnya diberitakan, Ismail Ahmad warga Kepulauan Sula, Maluku Utara, dibawa ke Mapolres Kepulauan Sula untuk diminta klarifikasi terkait mengunggah guyonan Gus Dur.

Guyonan itu berbunyi, “Ada tiga polisi jujur di Indonesia, yaitu polisi tidur, patung polisi, dan Jenderal Hoegeng.”

Tanggapan dari Putri Gus Dur

Kabar pemanggilan warga tersebut rupanya menarik perhatian putri Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid atau Inaya Wahid. Melalui akun Twitter pribadinya, @inayawahid, putri bungsu Gus Dur tersebut mengaku heran dengan kasus yang terjadi.

Lebih lanjut, ia juga menyarankan polisi untuk memanggil sang pembuat guyonan tersebut, yang tidak lain adalah sang ayah.

“Laaah yg dipanggil kok yg mengquote. Panggil yg bikin joke dong Pak.,” tulis Inayah Wahid pada akun Twitternya, Jumat (17/6/2020).

Selain Inayah, berita tersebut juga turut dikomentari oleh sang kakak yakni Alissa Qotrunnada Munawaroh Wahida atau Alissa Wahid, Jumat (17/6).

Berbeda dengan sang adik, putri sulung Gus Dur tersebut memberikan sindiran dengan menampilkan foto Mantan Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, disertai dengan kutipan kalimat Tito yang juga sempat mengutip guyonan Gus Dur tersebut.

“Pak Polisi, ada teladan nih dari pemimpin anda semua, mantan Kapolri Jendral Polisi Tito Karnavian, sekarang Menteri Dalam Negeri. #IndonesiaDaruratHumor,” tulis Alissa Wahid dalam keterangan unggahan fotonya.

Saat ini, berbagai komentar warganet juga turut meramaikan unggahan tersebut. “Kok Pak Tito ga ditangkep juga ya mba? Kan menggugah postingan humornya Gus Dur juga,” tulis akun @hepi_95.

“Hebat Pak Tito berani bgt, hati hati pak jendral nanti bisa dipanggil polisi,” tulis akun @andhika_bayu. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here