Disebut Ulama, Ini Tanggapan Sandi

430
Wakil Gubernur DKI Jakarta (Photo: Pemprov DKI)

Jakarta, Muslim Obsession – Bakal cawapres Sandiaga Uno angkat bicara terkait pernyataan Wakil Ketua Majelis PKS, Syuro Hidayat Nur Wahid yang menyebut dirinya sebagai ulama. Menurutnya hal itu hanya masalah pendefinisian saja.

“Definisinya mungkin beda-beda. Saya ketemu pak Hidayat, pak Hidayat bilang saya sudah menyebut pak Sandi itu ulama. Saya bilang ulama dasarnya apa? Terus dia menyebut dasar beberapa surat di Al-Quran,” ujarnya di Balai Kartini Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (20/9/2018).

“Tapi kalau ulama yang dimaksud pak Hidayat itu adalah orang yang memiliki keilmuan, pengetahuan di bidang tertentu, mungkin saya punya pengetahuan di bidang tertentu, saya punya pengetahuan di bidang enterpreneur, dibidang ekonomi,” katanya.

Lebih lanjut Sandi pun merasa selama ini telah melakukan kerja di bidang ekonomi. Berbagai upaya menciptakan kesejahteraan untuk rakyat telah dilakukannya.

“Kalau kita sampaikan jihad ya jihad dibidang ekonomi. Ini yang harus kita lakukan membuka lapangan kerja, menciptakan peluang, sehingga harga harga yang sekarang ini membebani bisa diselesaikan,” jelasnya.

Oleh karena itu mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu meminta agar hal ini tidak perlu lagi diperdebatkan. Menurutnya upaya membangun bangsa harus menjadi perhatian ulama, ketimbang membahas gelar ulama.

Sementara itu Sandi pun lebih menyerahkan kepada masyarakat seperti apa dirinya. Karena seluruh rekam jejaknya bisa dilihat sendiri. Layak atau tidak dipanggil sebagai ulama bukan menjadi fokusnya.

“Jadi saya menghimbau masyarakat ingin menilai seperti apa, tapi inilah keseharian saya, saya nggak bisa menilai diri saya sendiri, tapi rekam jejak saya jelas,” pungkasnya. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here