Disebut Hina Tuhan, Ferdinand Minta Maaf: Itu Dialog Imajiner

213

Jakarta, Muslim Obsession – Mantan kader Partai Demokrat dan pegiat media sosial, Ferdinand Hutahaean memberikan klarifikasi soal cuitannya di media sosial Twitter pribadinya yang dianggap menghina Tuhan agama tertentu.

Dalam cuitannya itu Ferdinand menulis “Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa maha segalanya”.

Cuitan itu tengah ramai menjadi pembahasan warganet di media sosial. Namun, cuitan itu kini sudah dihapus oleh Ferdinand.

Ferdinand mengakui bahwa cuitan itu sempat diunggah di akun Twitternya, @FerdinandHaean3. Ia lantas mengklaim cuitan itu tak sedang menyasar kelompok atau agama tertentu.

“Bahwa cuitan saya tak sedang menyasar kelompok tertentu, kaum tertentu orang tertentu dan agama tertentu,” kata Ferdinand dalam sebuah video klarifikasinya, Rabu (5/1).

Ferdinand bercerita bahwa beberapa hari lalu tengah mengalami kondisi sedang banyak beban. Ia mengatakan cuitan tersebut merupakan dialog imajiner antara hati dan pikirannya merespons kondisi tersebut.

“Ketika saya down tak perlu saya bercerita di media sosial kalau saya sedang down. Tapi saya lakukan dialog imajiner antara pikiran dan hati saya. ‘Hai Ferdinand kamu akan habis. Tak akan bisa menjagamu. Allahmu lemah’. Tapi hati saya bilang ‘Hey tidak. Allahku kuat. Jadi jangan samakan Allahku dan Allahmu’. Kira-kira itu dialog imajiner antara pikiran dan hati saya,” kata dia.

Lebih lanjut, Ferdinand mengaku bahwa menerima tudingan dan serangan di media sosial imbas cuitannya tersebut. Ia kembali menegaskan bahwa cuitan itu bukan untuk menyerang kelompok manapun.

“Saya minta maaf kepada siapapun yang merasakan cuitan saya mengganggu atau membuat siapapun tak nyaman. Intinya itu dialog imajiner bukan menyerang siapapun,” kata dia. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here