Dipercaya Raja Arab Saudi, Tak Lama Lagi Indonesia Miliki Museum Rasulullah

586
Pembahasan rencana pembangunan Museum Rasulullah oleh Dewan Masjid Indonesia (DMI) di Jakarta, Kamis (1/8/2019). (Foto: Istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Dewan Masjid Indonesia (DMI) mendapat kepercayaan langsung dari Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al-Saud dari Arab Saudi dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman untuk mendirikan Museum Rasulullah di Indonesia.

Indonesia menjadi negara pertama di luar kawasan jazirah Arab yang akan memiliki Museum Rasulullah. Selain di Madinah, Arab Saudi, Museum Rasulullah juga ada di Turki.

“Alhamdulillah berkat putusan Raja Salman dan Putra Mahkota Mohammed bin Salman, Ketua Umum DMI Muhammad Jusuf Kalla dan juga saya Syafruddin selaku Wakil Ketua Umum mendapat kepercayaan khusus untuk membangun Museum Rasulullah di Indonesia dalam waktu dekat,” kata Wakil Ketua Umum DMI Syafruddin melalui keterangan tertulis yang diterima Muslim Obsession, Jumat (2/8/2019).

Syafruddin menjelaskan, pihaknya sudah lebih dari setahun merintis komunikasi dan melakukan penjajakan dengan pemerintah Arab Saudi dan juga Yayasan Museum As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy.

“Suatu kebanggaan tentunya mereka (pengelola Museum Rasulullah) memilih Indonesia sebagai negara pertama untuk pembangunan Museum Rasullah dari 25 negara lain di dunia,” ucap Syafruddin yang juga merupakan Menteri PANRB.

Untuk membahas berbagai hal teknis agar Museum Rasulullah dapat segera terwujud, pada Kamis (1/8), DMI mengadakan pertemuan dengan Pimpinan Yayasan Museum As-Salamu Alayka Ayyuha An-Nabiyy Abdullah Nassir. Rencananya MoU akan dilaksanakan oleh Ketua Umum DMI Jusuf Kalla antara September atau Oktober.

Syafruddin memaparkan, pembangunan museum ini sedang dalam persiapan dan direncanakan dibangun pada tahun ini. Lokasi kemungkinan besar di kawasan Depok Jawa Barat, berada satu lokasi dengan Universitas Islam Internasional Indonesia.

Syafruddin menjelaskan Museum Rasulullah yang akan dibangun di Indonesia merupakan museum modern dan terlengkap dengan sistem digital atau alat peraga yang canggih.

“Sesuai arahan Pak Jusuf Kalla, Museum Rasulullah yang akan dibangun di Indonesia juga akan menyertakan sejarah Islam di Indonesia dan akan menjadi destinasi wisata religi terbaru dunia,” ujarnya.

Sementara itu Abdullah Nassir mengatakan Indonesia sebagai negara berpenduduk muslim terbesar di dunia memiliki kepentingan untuk mengembangkan museum ini. Sebab museum ini dapat jadi forum pembelajaran tentang Islam sekaligus objek wisata religius.

“Museum ini juga diharapkan dapat diakses tidak hanya oleh masyarakat Muslim Indonesia, tetapi juga masyarakat Non-Muslim agar dapat merasakan toleransi umat muslim dan ajaran Islam yang agung dan mulia,” kata Nassir.

Ia menjelaskan semua koleksi penting berkaitan dengan Nabi Muhammad SAW dapat dilihat dalam museum. Dengan demikian umat manusia secara umum dan Islam khususnya akan mendapat informasi tentang Nabi Muhammad dan Islam yang penuh cinta kasih.

Menurut Nassir lokasi yang dipilih DMI untuk pembangunan Museum Rasulullah sangat ideal, karena memiliki sarana serta prasarana pendukung yang lengkap.

“Kami sangat senang dengan lokasi yang direkomendasikan oleh Pak Jusuf Kalla dan DMI. Semoga museum ini akan menjadi ikon baru wisata religi,” harapnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here