Din Syamsuddin Ajak 450 Pemuka Agama Jaga Kerukunan

584
Din Syamsuddin - Antaragama
Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban, Din Syamsuddin, saat berbicara di hadapan peserta Musyawarah Besar Pemuka Agama Untuk Kerukunan Bangsa (MBPA-UKB) di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, (8/2/2018). (Foto: Edwin B/Muslim Obsession)

Jakarta, Muslim Obsession – Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban, Din Syamsuddin, mengajak para pemuka agama turut membantu pemerintah dan masyarakat Indonesia untuk menjaga keharmonisan dan kerukunan antarumat beragama demi kebaikan dan kepentingan bangsa Indonesia.

“Alangkah bahagianya bila kita sesama saudara sebangsa dan setanah air Indonesia hidup saling menghargai dan saling menghormati, saling membantu, saling membawa sukacita dan kegembiraan kepada sesama,” ujar Din di hadapan para pemuka agama peserta Musyawarah Besar Pemuka Agama Untuk Kerukunan Bangsa (MBPA-UKB) di Grand Sahid Jaya Hotel, Jakarta, Kamis (8/2/2018).

Kegiatan yang dilaksanakan Kantor Utusan Khusus Presiden RI Untuk Dialog dan Kerja Sama Antar Agama dan Peradaban (UKP-DKAAP) ini merupakan ajang silaturahim dan dialog antara para pemuka agama untuk membahas serta mencari solusi atas masalah-masalah strategis yang terjadi.

“Semoga momentum pertemuan historis ini menjadi pengalaman yang indah dan membekas bagi kita masing-masing, semoga kita juga semakin mencintai dan bangga sebagai bagian dari bangsa dan Negara Republik Indonesia yang ‘Bhineka Tunggal Ika’,” tambahnya.

Pada kesempatan itu, Din juga meminta agar di tahun politik ini para pemuka agama turut berpartisipasi aktif menciptakan suasana yang damai, serta mengingatkan para politisi, tim sukses dan umat beragama untuk mawas diri menjaga persatuan dan kesatuan sebagai satu bangsa.

“Marilah kita berusaha menjaga agar agama dan umat kita masing-masing tidak ditunggangi dan terpecah belah karena digunaka sebagai alat politik untuk kepentingan pribadi dan golongan. Marilah kita berusaha agar agama menjadi alat penyejuk dan pemersatu serta sarana menjamin kerukunan dan kehidupan bersama dalam damai yang menyejukan,” jelasnya.

Di hadapan 450 pemuka agama dari seluruh Indonesia itu, Din mengharapkan musyawarah tersebut dapat menghasilkan pemikiran positif bagi bangsa dan negara.

“Semoga pertemuan para pemuka agama secara nasional ini akan menghasilkan buah-buah yang positif untuk kehidupan penuh damai bagi kita semua dan generasi sesudah kita,”lanjutnya. (Iqbal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here