Diiringi Doa Ulama Aceh Hingga Papua, 1.000 Ton Beras Indonesia Dikirim ke Suriah

1137
Beras Suriah
Para ulama turut mendoakan konvoi bantuan beras Kapal kemanusiaan 1.000 ton untuk Suriah di Masjid Baiturrahman Banda Aceh, Ahad (15/4/2018).

Banda Aceh, Muslim Obsession – Konvoi bantuan beras Kapal kemanusiaan 1.000 ton untuk Suriah akhirnya dilepas dari Masjid Baiturrahman Banda Aceh, Ahad (15/4/2018), diiringi puluhan ribu jamaah serta doa sejumlah ulama.

President Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ahyudin menyatakan, banyaknya bantuan tersebut membuktikan bahwa Indonesia adalah bangsa yang besar.

“Langit hadir membersamai kita, jadi saksi keberpihakan kita. Insya Allah segala kebaikan warga Aceh akan berbuah kebaikan kepada warga Aceh sendiri,” ujarnya.

Dalam acara tersebut sejumlah ulama besar Indonesia dari Aceh hingga Papua hadir memberi tausyiah. Di antaranya ulama asal Arab Saudi yang kini sudah menjadi warga negara Indonesia, Syech Ali Jabeer, tokoh ulama Aceh Tgk Haji Nuruzzahri, Tengku HM Yusuf A Wahab (ulama Aceh), Tengku H Faisal Ali (Wakil Majelis Permusyawatan Ulama Aceh), ustadz Heriwibowo, Lc (ulama Jakarta), dan Ustadz Fadlan (ulama Papua).

Acara dilanjutkan dengan doa dan pelepasan konvoi 40 kontainer menuju pelabuhan Belawan Medan oleh Walikota Banda Aceh, Aminullah, ibu Gubernur Nangroe Aceh Darussalam, dan President ACT, diiringi para ulama dan ribuan masyarakat Aceh.

Kapal kemanusiaan sendiri akan layarkan pada 21 April mendatang dari pelabuhan Belawan Medan dengan kapal Kemanusiaan.

“Insya Allah dikirimkan ke masyarakat Suriah melalui Turki. Sebanyak 12,5 juta jiwa masyarakat Suriah menjadi pengungsi, lebih dari 5 juta jiwa di antaranya berada di Turki. Kita akan membersamai Turki dalam turut membantu para pengungsi Suriah,” tandas Ahyudin seraya berharap melalui bantuan ini Allah akan menjauhkan rakyat Aceh dari musibah dan marabahaya.

Ustadz Fadlan, ulama asal Papua menilai apa yang dilakukan masyarakat Aceh telah membuktikan pesan-pesan Allah. “Mengantarkan makanan terbaik untuk masyarakat suriah yang tengah ditimpa bencana dan musibah. Mengamalkan apa yang dilakukan Khalifah Umar bin Khattab,” ungkapnya.

Sedangkan syech Ali Jabeer, ulama asal Saudi Arabia mengungkapkan kebahagiaannya bisa ikut mengiringi keberangkatan kapal kemanusiaan 1.000 ton beras ini ke rakyat Suriah yang sedang ditimpa kemalangan.

“Bantuan 1.000 ton dari Aceh ini akan menjadi awal kemakmuran Aceh, bahkan kemakmuran bangsa Indonesia. Turki bisa makmur karena sedekahnya kepada para pengungsi Suriah, Aceh juga akan mengalami hal yang sama usai mengirimkan bantuan 1.000 ton ini,” imbuh ulama kelahiran kota suci Madinah tersebut disambut ucapan ‘amiin’ dan takbir dari ribuan jamaah yang hadir.

Menjelang Maghrib, tabligh akbar ditutup dengan pelepasan iringan kontainer kapal Kemanusiaan disaksikan ribuan jamaah anak-anak dan dewasa sambil mengibarkan bendera Indonesia dan Turki. Mereka tampak antusias melepas bantuan rakyat Aceh menuju Bumi Syam. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here