Dicap Radikal oleh Ulumni ITB, Din Syamsuddin: Mereka Lebih Radikal

300

Jakarta, Muslim Obsession – Kelompok yang mengatasnamakan Gerakan Anti Radikalisme Alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) mendesak agar Din Syamsuddin segera dicopot dari Majelis Wali Amanat ITB.

Oleh kelompok mereka, Din selama ini dicap radikal karena sikapnya yang selalu melontarkan kritik terhadap pemerintah. Kritik-kritik Din dinilai bisa menimbulkan perpecahan di masyarakat, karena terlalu provokatif. Ada kesan dari mereka bahwa Din tidak suka dengan pemerintahan Jokowi.

Menanggapi hal itu, Din hanya tertawa, ia menyebut orang yang menuduhnya radikal berarti mereka lebih radikal.

“Saya hanya bisa tertawa, karena cara yang ditempuh oleh kelompok yang menuduh saya radikal adalah cara radikal itu sendiri. Jadi ibarat seseorang yang menelunjukan jari, satu ke depan tapi tiga jari mengarah kepada diri mereka sendiri, hehehe,” ujar Din seperti dikutip Tempo, Sabtu, (27/6/2020).

Mantan Ketua PP Muhammadiyah ini menegaskan dirinya tidak merasa terganggu dan takut dengan tuduhan radikal. Terlebih desakannya untuk mundur. Dia tetap akan bersikap kritis terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai tidak benar.

“Tidak betul saya tunduk pada desakan apalagi yang tidak memiliki hak dan kewenangan. Kesimpulan itu manipulatif. Itu saja. Maaf ya, saya sedang pimpin rapat,” ujar Din.

Ia mengaku kelompok yang meminta dirinya mundur adalah bagian kecil dari alumni ITB. Banyak juga alumni ITB yang mendukung Din Syamsuddin untuk tetap bersikap kritis terhadap pemerintah.

“Tapi saya sudah larang kelompok pendukung yang jauh lebih banyak untuk tidak usah menanggapi kecuali secara akademik,” jelasnya. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here