Dibuat 1994, Sriwijaya Air SJY-182 Sudah Berusia 26 Tahun

158

Jakarta, Muslim Obsession – Satu lagi dunia penerbangan Indonesia dilanda kabar buruk, usai pesawat Sriwijaya Air SJY-182 rute Jakarta-Pontianak jatuh di wilayah perairan Pulau Seribu pada Sabtu (9/1/2021).

Pesawat Sriwijaya Air SJY-182 rute dinyatakan hilang kontak di Kepulauan Seribu 15 menit setelah lepas landas dari Bandara Soekarno Hatta. Situs FlightRadar24 menyebut pesawat itu kehilangan ketinggian 10 ribu kaki dalam 1 menit.

Dipantau dari situs FlightRadar24, pesawat Sriwijaya Air sempat mencapai ketinggian 10.900 kaki. Mendadak, ketinggian berubah menjadi 8.950 kaki, turun ke 5.400 kaki, hingga terakhir terpantau di 250 kaki.

Setelah itu, pesawat hilang kontak sebelum akhirnya tim khusus menemukan serpihan pesawatnya di dekat Pulau Laki di Kepulauan Seribu. Pesawat yang jatuh ini ternyata sudah berusia cukup lama.

Sriwijaya Air SJY-182 merupakan jenis Boeing 737-500 klasik dengan nomor registrasi PK-CLC. Berdasarkan data dari situs Planespotter, pesawat itu diketahui telah berumur 26 tahun dan 7 bulan.

Pesawat ini dibuat di Renton, Amerika Serikat, penerbangan perdana pesawat itu terjadi pada 13 Mei 1994. Setelah itu, pesawat tersebut sempat dipergunakan oleh dua maskapai lain sebelum akhirnya dibeli oleh pihak Sriwijaya di 15 Mei tahun 2012 silam.

Untuk informasi, B737-500 adalah seri klasik berjangkau pendek dan berbadan sempit. Tahun pertama produksinya yakni 1984-2000 atau sudah tidak diproduksi lagi.

Di Amerika sendiri, keamanan dari pesawat jenis Boeing 737-500 klasik sempat dipertanyakan. Khususnya setelah banyak yang diparkir dengan waktu cukup lama akibat pandemi COVID-19.

Dilansir dari Reuters, FAA memperingatkan kemungkinan korosi pada pesawat yang diparkir. Kerusakan ini dapat menyebabkan kegagalan pada mesin ganda.

Para pengawas menemukan air check valve rusak saat mengeluarkan pesawat dari penyimpanan. Temuan ini menyusul empat laporan terbaru dari terhentinya mesin tunggal pada pesawat yang telah lama diparkir. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here