Dibangun Musholla, Stasiun Nikko di Jepang Lebih Ramah dan Ramai Muslim 

637

Jepang, Muslim Obsession – Setelah sekian lama, Jepang membuat inovasi baru dengan membuat fasilitas musholla di Tobu Railway, Nikko.

Perusahaan kereta api mendirikan ruang shalat Muslim di salah satu tujuan wisata paling populer di Jepang.

Musholla dibuka pada 1 April 2018. Dengan harapan menarik lebih banyak wisatawan Muslim dari negara-negara Asia Tenggara, seperti Malaysia dan Indonesia.

“Untuk memancing turis Muslim, penting untuk menyiapkan ruang doa dan makanan yang mengakomodasi kebutuhan mereka,” kata seorang pejabat Food Diversity Co. yang berbasis di Tokyo, sebagaimana dilansir situs Asahi, Ahad (29/4/2018).

Perusahaan yang dipimpin oleh Akihiro Shugo ini memberikan informasi tentang Islam. Bekerja sama dengan Tobu Railway di Nikko untuk membuka ruang doa di stasiun kereta api pertama di Prefektur Tochigi.

Terdiri dari dua ruang shalat, satu untuk pria dan satu untuk wanita. Masing-masing berukuran 2×4 meter dan terletak di lantai dua Stasiun Tobu Nikko.

Area ini sebelumnya digunakan sebagai ruang kantor untuk perusahaan grup Tobu Railway. Ruang shalat dilengkapi dengan fitur air panas yang disiapkan untuk umat Islam berwudhu.

Musholla buka setiap hari dari jam 9 pagi hingga 4:30 pagi. Tidak hanya itu, di stasiun ini juga menyediakan fasilitas hotel seperti Nikko Kanaya Hotel dan Chuzenji Kanaya Hotel.

Hotel-hotel tersebut menawarkan menu sarapan dan makan malam yang tidak mengandung babi dan alkohol, atau makanan apapun yang mengandung haram.

Perusahaan kereta api juga menerbitkan peta wisata dan meningkatkan situs webnya untuk membantu wisatawan menemukan tempat-tempat yang ramah Muslim dengan mudah.

Daftar ini mencakup 15 restoran dan fasilitas akomodasi yang menyediakan menu untuk Muslim serta masjid.

Salah satunya adalah Tobu World Square, sebuah taman terkenal yang membuka ruang doa untuk Muslim yang dilengkapi dengan fasilitas wudhu pada bulan Desember 2015.

Menurut Organisasi Pariwisata Nasional Jepang dan sumber lain, rekor 28,69 juta warga asing mengunjungi Jepang pada tahun 2017, naik 19,3 persen dari tahun sebelumnya.

Jumlah pengunjung dari negara-negara berpenduduk mayoritas Muslim, termasuk di Asia Tenggara, telah meningkat tajam.

Sekitar 350.000 orang Indonesia, naik 30 persen dari 2016, dan sekitar 440.000 orang Malaysia, naik 11,5 persen, mengunjungi Jepang tahun lalu. (Vina)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here