Dibaca Pagi dan Sore, Usir Masalah Berat dengan Doa ini

163

Muslim Obsession – Masalah dan kesulitan adalah dua hal yang tak akan hilang dalam kehidupan setiap manusia. Tak ada satupun manusia yang tidak pernah terhindar dari masalah dan kesulitan, sekalipun itu seorang nabi.

Bahkan para nabi diberikan cobaan yang luar biasa berat dibandingkan manusia lainnya. Baru kemudian orang-orang shalih dan seterusnya berdasarkan kadar keimanan yang dimilikinya.

Suatu hari seorang sahabat bertanya kepada Rasulullah ﷺ, “Wahai Rasulullah, siapakah orang yang paling berat cobaannya?” Beliau ﷺ menjawab: “Para nabi, kemudian orang-orang shalih, kemudian yang sesudah mereka secara berurutan berdasarkan tingkat keshalihannya. Seseorang akan diberikan ujian sesuai dengan kadar agamanya. Bila ia kuat, ditambah cobaan baginya. Kalau ia lemah dalam agamanya, akan diringankan cobaan baginya. Seorang mukmin akan tetap diberi cobaan, sampai ia berjalan di muka bumi ini tanpa dosa sedikit pun,” (HR Bukhari).

BACA JUGA: Doa Agar Dapat Suami yang Shalih

Dalam sebuah riwayat disebutkan, Nabi ﷺ suatu ketika mendapatkan masalah berat. Untuk menghadapi masalah tersebut, beliau berdoa dengan sebuah doa yang sangat baik diikuti umatnya.

Dari Anas bin Malik, ia berkata, “Nabi ﷺ ketika dapat masalah berat, beliau membaca:

يَا حَىُّ يَا قَيُّومُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيثُ

Yaa Hayyu Yaa Qayyum, bi rahmatika as-taghiits

(Artinya: Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan),” (HR. Tirmidzi).

BACA JUGA: Doa untuk Hilangkan Kesedihan yang Berat

Dalam riwayat yang lain, Rasulullah ﷺ mengajarkan sebuah doa kepada putrinya, Fatimah. Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Nabi ﷺ bersabda pada Fatimah (puterinya), “Apa yang menghalangimu untuk mendengar wasiatku atau yang kuingatkan padamu setiap pagi dan petang yaitu ucapkanlah:

يَا حَيُّ يَا قَيُّوْمُ بِرَحْمَتِكَ أَسْتَغِيْثُ، وَأَصْلِحْ لِيْ شَأْنِيْ كُلَّهُ وَلاَ تَكِلْنِيْ إِلَى نَفْسِيْ طَرْفَةَ عَيْنٍ أَبَدًا

Ya hayyu ya qoyyum bi rahmatika astaghiits, wa ash-lihlii sya’nii kullahu wa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin abadan

(Artinya: Wahai Rabb Yang Maha Hidup, wahai Rabb Yang Berdiri Sendiri tidak butuh segala sesuatu, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan diserahkan kepadaku sekali pun sekejap mata tanpa mendapat pertolongan dari-Mu selamanya),” (HR. Ibnu As-Sunni, An-Nasa’i, Al-Bazzar, dan Al-Hakim).

BACA JUGA: Habib Nabiel Al Musawa: Dengan Istighosah, Allah Langsung Kabulkan Doa Kita Tanpa Menunggu

Lainnya, terdapat sebuah doa yang lafazhnya hampir mirip, dari hadits Abu Bakrah radhiyallahu ‘anhu. Beliau berkata bahwa Nabi ﷺ bersabda,

دَعَوَاتُ الْمَكْرُوبِ اللَّهُمَّ رَحْمَتَكَ أَرْجُو فَلاَ تَكِلْنِى إِلَى نَفْسِى طَرْفَةَ عَيْنٍ وَأَصْلِحْ لِى شَأْنِى كُلَّهُ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ

“Doa orang yang dirundung duka: Allahumma rahmataka arjuu fa laa takilnii ilaa nafsii thorfata ‘ainin wa ash-lihlii sya’nii kullahu laa ilaha illa anta

(Artinya: Ya Allah, dengan rahmat-Mu, aku berharap, janganlah Engkau sandarkan urusanku pada diriku walau sekejap mata, perbaikilah segala urusanku seluruhnya, tidak ada ilah yang berhak disembah selain Engkau),” (HR. Abu Daud dan Ahmad).

Wallahu a’lam bish shawab. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here