Di Palangka Raya, Wamenag Serahkan Bantuan Pesantren Lebih dari 4 Miliar

62

Palangka Raya, Muslim Obsession – Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid menyerahkan bantuan senilai lebih dari empat miliar rupiah kepada pondok pesantren dan lembaga keagamaan di Palangka Raya, Kalimantan  Tengah.

Bantuan yang disalurkan terdiri dari Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) dan daring senilai Rp.2.935.000.000,-  dan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Pendidikan Kesetaraan pada pondok pesantren sebanyak Rp.1.169.150.000,-.

Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Wamenag kepada perwakilan Ponpes Darul Amin dan Ponpes Al-Wafa, di sela-sela acara pembinaan ASN Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Tengah, Selasa (13/10).

Wamenag berharap bantuan itu bisa mendorong lembaga pendidikan keagamaan di Kalimantan Tengah semakin maju dan berkembang. Dan dapat membantu berlangsungnya pembelajaran di masa pandemi Covid-19.

“Bantuan ini adalah bentuk perhatian pemerintah melalui Kementerian Agama dalam menghadapi dampak Covid-19,” kata Wamenag.

“Jangan sampai gara-gara korona, pembelajaran anak-anak kita terlantar. Mereka harus tetap mendapatkan pelayanan pendidikan dengan baik,” imbuhnya.

Dikatakan Wamenag, mencerdaskan kehidupan bangsa adalah amanat konstitusi dan cita-cita para pendiri bangsa. Karena itu, upaya mewujudkan generasi unggul, berprestasi, memiliki kompetensi dan siap berkompetisi di era global harus terus dilakukan dalam situasi dan kondisi apapun.

“Proses belajar mengajar harus terus jalan. Kita di tengah kondisi seperti ini harus kreatif. Kalau belum memungkinkan tatap muka ya kita harus bisa migrasi dari konvensional ke digital melalui pembelajaran daring,” pesan Wamenag.

Kepala Kanwil Kemenag Kalteng Abd Rasyid berharap seluruh lembaga penerima bantuan bisa memanfaatkan bantuan itu dengan sebaik-baiknya sesuai dengan petunjuk teknis yang dikeluarkan oleh Kementerian Agama pusat.

Sementara Kasi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Kementerian Agama Kota Palangka Raya, Rahmat Fauzi menyampaikan bantuan operasional pendidikan dan pembelajaran daring sangat membantu pesantren untuk  terus melaksanakan proses pembelajaran di tengah situasi pandemi covid.

“Bantuan itu juga sangat membantu pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan lainnya mencegah penularan virus korona karena bisa menyediakan alat-alat pendukung penerapan protokol kesehatan di lembaganya,” kata Rahmat.

 

BAGIKAN

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here