Dewan Pers: Tabloid Indonesia Barokah Bukan Produk Jurnalistik

435
Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo (Foto: Beritagar)

Jakarta, Muslim Obsession – Dewan Pers akhirnya angkat bicara terkait tersebarnya tabloid Indonesia Barokah yang disebut menyudutkan pasangan capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Pihaknya menilai tabloid tersebut bukan produk jurnalistik sebagaimana dimaksud dalam UU Pers.

Selain itu, Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetyo mengatakan akan menggelar rapat pleno khusus untuk membuat Pendapat, Penilaian dan Rekomendasi (PPR) atas tabloid tersebut.

“Rapat pleno khususnya hari ini atau paling lama besok untuk untuk memutuskan hasil penelusuran kita atas tabloid Indonesia Barokah. Kita sudah temukan bahwa tabloid itu bukan produk pers atau jurnalistik, namun harus kita putuskan dalam bentuk PPR atau Pendapat, Penilaian dan Rekomendasi (PPR),” ujar Yosep saat dihubungi, Senin (28/1/2019).

PPR tersebut, kata Yosep akan diserahkan kepada para pihak, yakni kepolisian, Bawaslu dan pihak yang mengadu ke Dewan Pers. Nanti, para pihak ini akan menindaklanjuti sesuai dengan kewenangannya.

“Silahkan nanti kepolisian dan Bawaslu menindak sesuai dengan kewenangannya. Intinya, dari kita bahwa hal tersebut bukan produk jurnalistik,” tandasnya.

Yosep menjelaskan alasan mengapa Dewan Pers menyimpulkan bahwa tabloid Indonesia Barokah bukan produk jurnalistik. Pertama, kata dia, alamat kantor redaksinya tidak ditemukan atau tidak sesuai dengan tempat yang dicantumkan dalam tabloid.

“Kedua, nama-nama wartawannya tidak terdapat di dewan pers. Apalagi kalau penanggung jawabnya harus mempunyai kompetensi yang tinggi dari segi jurnalistik, yang sudah mengikuti uji kompetensi wartawan atau UKW,” tuturnya.

Ketiga, tambah dia, dari segi konten, ada beberapa bagian dari tabloid tersebut menyudutkan pasangan calon presiden dan wakil presiden tertentu. Menurut dia, kontennya memang bukan kampanye hitam, namun banyak beritanya didaur ulang dari berita-berita dari media lain.

“Memang isinya bukan kampanye hitam, tetapi ada bagian tertentu yang menyudutkan paslon tertentu,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here