Dewa Hubal, Kaum Musyrik, dan Ahlul Kitab

1756

Jika ada di antara mereka diusir dari Madinah, itu bukan atas dasar agama yang mereka anut, melainkan akibat mereka melanggar peraturan dan perjanjian hidup bernegara. Apakah Nabi otomatis selalu menganggap mereka kafir? Baca cerita di bawah ini pelan-pelan.

Di tahun 9 Hijriyah, satu delegasi Kristen asal Najran datang ke Madinah ingin bertemu Nabi SAW. Saat itu Rasulullah sedang berada di dalam masjid bersama para sahabatnya. Merasa masjid adalah tempat ibadah, delegasi Kristen itu berniat mendirikan salat di Masjid Nabawi tapi dilarang oleh seorang sahabat.

Ia tidak terima mereka salat menghadap Baitul Maqdis karena umat Islam saat itu sudah salat menghadap Kabah. Apa yang terjadi kemudian? Dengan lembut Rasulullah memanggil sahabat yang marah-marah itu bersama delegasi Kristen. Setelah tahu tujuan para pendeta Kristen itu, dengan ramah Rasulullah SAW mengizinkan mereka salat di Masjid Nabawi.

Apakah Rasulullah serta merta menuduh mereka kafir? Tidak. Mereka ahlul kitab.

Apakah Nabi berburuk sangka bahwa mereka pasti menganut paham trinitas? Tidak. Mereka ahlul kitab.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here