Desa Madani Parmusi di Ponpes Aceh Besar Fokus Garap Ladang 9 Hektar

555

Aceh Besar, Muslim Obsession – Ketua Umum Persaudaraan Muslimin Indonesia (Parmusi) H. Usamah Hisyam meresmikan Desa Madani di Pondok Pesantren Ar-Rabwah di Desa Krueng Lamkareung, Kecamatan Indrapuri, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Aceh, Sabtu (14/12/2019).

Usamah menyatakan, ini baru pertama kali Parmusi meresmikan Desa Madani di pondok pesantren. Sebab, di daerah-daerah lain, biasanya Desa Madani diresmikan di perkampungan.

“Tapi nggak masalah, karena pondok pesantren ini punya potensi untuk bisa dikembangkan sehingga memberikan dampak positif terhadap masyarakat,” ujar Usamah di lokasi.

Justru kata dia, dengan adanya Desa Madani di pesantren, pilar utama Desa Madani, yakni dalam hal meningkatkan iman dan takwa masyarakat bisa diimplementasikan dengan baik. Sebab, di pondok pesantren banyak dai yang bisa diberdayakan untuk berdakwah.

“Jadi implementasi pilar pertama Desa Madani dalam hal penguatakan iman di masyarakat bisa mudah dilakukan, karena di pondok pesantren para dai yang siap berdakwah sudah ada. Sudah lengkap,” tuturnya.

Demikian juga dalam hal pendidikan, dengan adanya pondok pesantren ini, lanjut Usamah, juga sudah banyak membantu masyarakat desa untuk bisa mengenyam pendidikan. Selanjutnya tinggal pemberdayaan ekonomi dan sosial yang dikuatkan.

“Model Desa Madani di pondok pesantren seperti ini juga bisa menjadi percontohan bagi yang lain. Karena konsep Desa Madani tidak harus di perkampungan,” ungkapnya.

Ketua Yayasan Pondok Pesantren Ar-Rabwah Bismi Samaun mengatakan, Desa Madani di pondok pesantren ini akan memanfaatkan lahan 9 hektar untuk perkebunan pepaya dan perternakan sapi. Pengelolaan itu juga nantinya akan melibatkan warga sekitar, sehingga hasilnya bisa dibagi untuk bersama.

“Orientasi Desa Madani aspek manfaatnya bukan hanya untuk pondok pesantren tapi juga warga desa. Karena dalam pengelolaan lahan ini kita akan melibatkan warga desa, sehingga hasilnya bisa untuk bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, pondok pesantren
Ar-Rabwah adalah pondok yang lahir karena faktor bencana tsunami di Aceh pada 2004 lalu. Dimana banyak anak-anak terlantar karena kehilangan orang tua dan saudara-saudaranya. Atas dasar itu ponpes ini awalnya dibangun untuk menampung mereka.

“Sampai saat ini kita masih menampung anak-anak jalan, para yatim piatu, dan kaum duafa untuk bisa menyenyam pendidikan di pondok ini. Bukan hanya pendidikan agama, tapi juga pendidikan umum, karena kita punya madrasah, dari ibtidaiyah sampai aliyah. Semua santri di sini gratis tidak dipungut biaya,” jelasnya.

Peremian Desa Madani dilakukan melakukan penanaman pohon secara simbolik. Bismi mengatakan, selain di sini Pondok Pesantren Ar-Rabwah juga punya lahan yang berada di lokasi lain. Lahan yang jumlahnya ada 40 hektar siap dijadikan pilot project Desa Madani.

Dalam safari dakwah Parmusi ini, Usamah Hisyam didampingi Ketua Majelis Penasehat PP Muslimah Parmusi Daisy Astrilita, Ketua Umum Muslimah PP Parmusi Nurhayati Payapo, Bendahara PP Parmusi Dewi Achyani, Ketua Pengurus Wilayah Parmusi Aceh, Bahrom dan pengurus PW yang lain. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here