Deretan Ulama Indonesia yang Dimakamkan di Makbarah Ma’la dan Baqi’

530
KH Maimun Zubair sedang memberikan arahan tentang pandangan politik di pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama. (Foto: Edwin OMG)

Jakarta, Muslim Obsession – Sebagai Muslim, kita tentu berharap meninggal dalam keadaan iman terjaga atau husnul khatimah.

Namun, ada juga sebagian orang yang berharap meninggal di tempat yang paling istimewa, bahkan di hari yang menurutnya istimewa.

Salah satunya ialah KH Maimoen Zubair atau Mbah Moen. Ia ingin meninggal di Tanah Suci Makkah dan sedang melaksanakan ibadah haji. Dan Masya Allah, doanya pun dipenuhi oleh Allah Swt.

Akan tetapi, mungkin tidak semua orang tahu bahwa sebelum Mbah Moen, ada deretan ulama Nusantara yang meninggal dunia di tanah suci dan dimakamkan di Makbarah Ma’la dan Baqi’.

Berikut deretan ulama tersebut berdasarkan urutan tahun wafat sebagaimana dilansir akun Instagram @ikhwansyadziliyah, Jumat (16/8/2019):

  1. Syaikh Nawawi bin Umar al-Bantani (29 Maret 1879 M)
  2. Syaikh Abd Hamid al-Qudsi (12 Mei 1915 M)
  3. Syaikh Ahmad Khatib al-Minangkabawi (13 Maret 1920 M)
  4. Syaikh Mahfudz al-Tarmasi (22 Maret 1920)
  5. Syaikh Ahmad Nahrawi al-Banyumasi (1926)
  6. Syaikh Sayyid Muhsin bin Ali al-Musawa (28 September 1935)
  7. Syaikh Ali bin Abdullah al-Banjari (1950)
  8. Syaikh Abdul Muhaimin bin Abdul Aziz al-Lasemi (1956)
  9. Syaikh Abd Qodir al-Mandaili (18 Agustus 1965)
  10. KH. Abd Karim bin KH. Hasyim Asy’ari (1972)
  11. KH. Muslih bin Abdurrahman Maranggen (1981)
  12. Syaikh Abdullah Durdum al-Padani (27 April 1987)
  13. Syaikh Muhammad Yasin al-Padani (27 Juli 1990)
  14. KH. Kurdi bin KH Muhammad Fathullah (1999 M)
    Sebagai pendiri Madrasah Miftahul Ulum di Pondok Pesantren al-Mubarak Lanbulan, dan yang menyusun semua program kegiatan Madrasah Miftahul Ulum.
    KH. Kurdi bin KH. Muhammad Fathullah adalah Putra Petama dari Mu’assis Pondok Pesantren al-Mubarak Lanbulan.
  15. KH. Abd Malik Mufti Tegal (31 Maret 2000 M)
  16. KH. Abdul Fattah Rawa (2003 M)
  17. KH. Masruri Mughni Benda, Makam Baqi’ Madinah (2011 M)
  18. Assayyid Hamid Bin alawi alkaff al banjari al makki ( 10 shofar 1437 H )
  19. KH Maimoen Zubair Rembang (6 Agustus 2019 M)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here