Dengan Luka Tembak di Kaki, Kasan Tetap Antre Bantuan

472
Rumah Zakat 1
Para pengungsi Rohingya mengangkut bahan makanan yang dibagikan Tim Rumah Zakat. (Foto: RZ)

MuslimObsession.com – Muhammad Kasan, salah satu pengungsi Rohingya tetap mengantre meski sesekali terlihat meringis memegangi kakinya. Dia mencoba menjaga keseimbangan badan dengan menggunakan kruk, namun tampak tidak mudah.

Untungnya, pengungsi lain yang sedang mengantre turut membantu memegangi tangannya agar tidak terjatuh.

Rumah Zakat 3
TIm RUmah Zakat membantu Kasan yang berjalan tertatih.

“Kaki beliau mengalami cedera cukup berat akibat tertembak di Myanmar saat mencoba melarikan diri. Karenanya, saat mengantre bantuan, beliau selalu bersandar pada kruk,” jelas Hendrik Andika, Tim Kemanusiaan Rumah Zakat, dalam rilis yang diterima MuslimObsession.com, Selasa (10/10/2017).

Karena posisi bivak tempat Kasan tinggal berada di atas bukit yang berada di Balukali Camp, maka Tim Kemanusiaan Rumah Zakat pun membantu membawakan bantuan pangannya hingga ke bivak.

“Sepertinya kaki beliau tidak terobati dengan baik selama di pengungsian, sehingga saat jalan tadi, beliau terus meringis. Begitu sampai bivak, beliau pun menangis kesakitan,” tutur Dika.

Tim Kemanusiaan Rumah Zakat yang tergabung dalam Aliansi Kemanusiaan Indonesia (AKIM) pada hari Sabtu lalu (7/10/2017) kembali mendistribusikan bantuan pangan. Kali ini yang menjadi target lokasi penyaluran adalah Balukali Camp, salah satu Camp pengungsian Rohingya terbesar yang ada di Ukhiya, Cox’s Bazar, Bangladesh.

Rumah Zakat 2

“Di hari pertama penyaluran di Balukali Camp kami mendistribusikan paket bantuan pangan untuk 7500 pengungsi Rohingya,” tambah Dika.

Paket bantuan pangan yang diberikan kepada pengungsi berisi beras, garam, kentang, bawang, minyak goreng, cabai, dan dal.

“Alhamdulillah, penyaluran berjalan dengan lancar, para pengungsi bisa mengantri dengan tertib untuk menukar kupon mereka dengan paket bantuan,” katanya.

Dika pun berharap agar umat Islam di Indonesia terus peduli dan berbuat nyata untuk para pengungsi Rohingya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here