Defisit karena Pandemi, Inovasi Dibutuhkan untuk Pulihkan Ekonomi Daerah

137
Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti. (Foto: istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua DPD RI, AA LaNyalla Mahmud Mattalitti menyebut banyak daerah yang mengalami defisit anggaran lantaran pandemi Covid-19.

Menurutnya, pemerintah daerah harus menghadirkan sejumlah inovasi untuk menyelesaikan masalah tersebut.

“Ini kondisi yang serius. Sebab daerah tidak bisa keluar dari tekanan tersebut. Padahal pandemi sendiri masih mengancam,” kata Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur ini, Sabtu (3/4/2021).

BACA JUGA:

Ketua DPD RI Kecam Kekerasan Terhadap Jurnalis

Berkaca pada Kasus ZA, LaNyalla Ingatkan Milenial Rentan Terpapar Aksi Terorisme

Atasi Krisis Pangan, Pemerintah Harusnya Bisa Manfaatkan Lahan Tidur untuk Lumbung Pangan

LaNyalla menilai, pemerintah daerah tidak bisa terlalu mengandalkan APBN, apalagi antusiasme pinjaman untuk Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) daerah telah mencapai Rp 30 triliun yang tentunya akan memberatkan keuangan negara.

“Kita perlu inovasi-inovasi dalam pemulihan ekonomi yang dapat dilakukan oleh daerah untuk memenuhi tantangan baru dengan menggunakan sumber daya yang ada melalui ide dan praktek sehingga pemerintah daerah dapat menciptakan berbagai terobosan program dan pembiayaan baru yang dapat mendorong proses percepatan pemulihan ekonomi daerah,” kata Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu.

LaNyalla mencontohkan inovasi dan terobosan ekonomi seperti dilakukan Kabupaten Banyuwangi dengan program Smart Kampung dengan memasukkan digital dan sistem informasi untuk memudahkan layanan bagi masyarakat lebih cepat dan baik.

“Tentu ini dapat ditiru untuk diterapkan namun tetap di sesuaikan dengan setiap potensi dan kondisi daerahnya. Jadi kita bersama-sama memperjuangkan pemulihan ekonomi,” tandas mantan Ketua Umum PSSI itu. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here