Darmayanti Lubis: Berjuang Untuk Perempuan, Anak dan Pendidikan

548

Dikutip dari majalah Women’s Obsession, Darmayanti mengungkapkan sejak dulu amat mendambakan Indonesia menjadi bangsa unggul, mandiri, dan kuat dalam segala bidang, yang sering disebutnya sebagai Gerakan Indonesia Emas 2045. Indonesia sejatinya unggul dalam berbagai bidang, termasuk sumber daya manusia dan alam. Negara ini memasuki periode bonus demografi, jumlah penduduk usia muda jauh lebih banyak.

Fakta itu harus menjadi pendorong peningkatan pembangunan. Bekerja selama 35 tahun sebagai pendidik di universitas, dia banyak melihat mahasiswa yang memahami visi misi ke depan dan membangun karakter diri. Namun, sayangnya sangat dirasakan saat ini terjadi degradasi moral, baik itu karena pengaruh dari luar, teknologi, maupun lingkungan.

“Diharapkan pada tahun 2045, seratus tahun setelah kemerdekaan Indonesia, generasi anak terbaik diwujudkan mulai dari keluarga, lingkungan, maupun pertemanannya, sehingga dihasilkan anak-anak berkarakter yang mampu menggapai cita-cita. Pendidikan karakter ini implementasinya harus dipikirkan bersama dalam bentuk yang sistematis dan terstruktur. DPD memiliki peran besar mewujudkan prinsip itu,” ujar ibu tiga anak ini.

Salah satu upaya untuk mewujudkan obsesi tersebut ialah terjun ke dunia politik. Dia menyadari kekuatan politik tak bisa diabaikan untuk mewujudkan gagasan besar. Bahkan, mempercepat terealisasinya obsesi itu. Dedikasi pemikiran dan perjuangannya dalam pembelaan terhadap kaum perempuan membawanya meraih Karya Satya XX dan Karya Satya XXX, serta menjadi kebanggaan sebagai putra daerah Sumatera Utara.

“Di beberapa daerah, jumlah perempuan rata-rata di atas 50%. Kita berharap potensinya diperhitungkan kalau Indonesia mau maju. Sekarang kita tidak bisa mengabaikan ilmu dan teknologi. Kita melihat peran perempuan dalam membangun daerah, bahkan lebih menonjol dibandingkan peran kaum laki-laki,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here