Dampak Pandemi Covid-19 Meluas, ACT Kembali Aktivasi Humanity Care Line

83
Petugas ACT mempersiapkan beras untuk dibagikan. (Foto: ACT/istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali mengaktivasi layanan antar pangan gratis Humanity Care Line (HCL) dengan tema “Semakin Luas Membantu, Semakin Banyak Bahagia” pada Senin (11/1/2021).

Peluncuran kembali program ini, meneguhkan kenyataan bahwa sejatinya permasalahan kelaparan dan kemiskinan belum selesai. Terlebih lagi hingga awal tahun 2021 ini dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi Covid-19 di Jakarta dan sekitarnya terus meluas.

Di tambah dengan adanya kebijakan pembatasan aktivitas masyarakat guna menekan laju pasien terpapar Covid-19 terus digencarkan. Dampaknya sangat terasa di sektor ekonomi, dimana semakin banyak masyarakat yang memerlukan bantuan pangan.

“Kami aktivasi kembali Operasi Pangan Gratis dan Humanity Care Line sebagai sebuah solusi. Sebuah program untuk merespon dan melayani masyarakat Indonesia khususnya kebutuhan pangan yang merupakan kebutuhan utama manusia. Tahun 2021 adalah tahun yang optimis, namun yang perlu kita ingat dan sadar masyarakat miskin masih panik, terutama di tengah PSBB, di mana kebutuhan pangan adalah hal yang paling riskan,” ungkap Presiden Aksi Cepat Tanggap (ACT) Ibnu Khajar lewat keterangan tertulisnya kepada Muslim Obsession, Selasa (12/1/2021).

Sejak diluncurkannya di awal tahun 2020, program HCL telah melayani lebih dari 1,6 juta jiwa dengan 257 ribu KK yang tersebar di 13 kota/kabupaten, dengan melibatkan lebih dari 50.000 ojek daring.

Program ini hadir sebagai layanan antar pangan gratis bagi masyarakat terdampak pandemi dan karantina wilayah. Selain itu, para relawan dari Humanity Bikers, serta para korban PHK akan bergabung dan bergerak bersama ACT agar jangkauan bantuan semakin luas. Di awal tahun 2021 ini, akan ada 5.000 relawan Humanity Bikers yang terlibat dalam proses  pengiriman bantuan.

“HCL menjadi salah satu program andalan ACT sebagai turunan Operasi Pangan Gratis. Dalam proses pengiriman bantuan, ACT melibatkan ojek daring sebagai kurir paket pangan. Selain untuk menghindari kerumunan, jangkaun bantuan pangan akan semakin meluas karena paket langsung diantarkan oleh kurir ojek daring ke rumah penerima manfaat,” jelas Ibnu Khajar.

Menurutnya, saat ini program HCL terus dikembangkan sehingga mampu melayani panggilan masyarakat selama 24 jam. Ke depan, program Operasi Pangan Gratis ini akan aktif di 61 cabang ACT secara serentak.

Sementara itu Executive Vice President ACT, Insan Nurrochman, mengungkapkan bahwa awal tahun ini, ACT berikhtiar akan memberikan bantuan kepada 1.000 penerima manfaat setiap harinya di Jabodetabek terlebih dahulu lalu berlanjut di berbagai daerah lainnya.

“Sepanjang tahun lalu dan awal tahun ini, dampak kesehatan menjadi salah satu konsekuensi dari pandemi Covid-19. Selain dampak kesehatan dan kematian, kita harus tahu bahwa dampak ekonomi semakin meningkat juga,” ujarnya.

Insan menjelaskan, saat ini terdapat 29 ribu orang di-PHK. Hilangnya pekerjaan di akar rumput semakin meningkatkan angka kemiskinan dan kelaparan di Indonesia.

“Separuh dari UMKM sudah terdampak akibat turunnya daya beli masyarakat, sedangkan UMKM menopang sekitar 60% PDB Indonesia. Maka kita harus serius mencermati ini semua,” ungkapnya.

Selain melalui HCL, bantuan-bantuan pangan ini juga akan didistribusikan melalui Humanity Rice Truck dan Humanity Food Truck secara berkesinambungan. Semangat membangun bangsa ini juga diwujudkan dengan keterlibatan publik untuk mengentaskan problematika multidimensi yang muncul akibat Covid-19.

Insan menjelaskan, siapa pun yang membutuhkan bantuan pangan dapat berkontribusi langsung ke kantor pusat dan kantor-kantor cabang ACT di seluruh Indonesia, juga dapat berkunjung ke lokasi para mitra ACT. Publik juga dapat menghubungi 08001165228 untuk merekomendasikan penerima manfaat untuk dikirimkan bantuan.

“Tak lupa, kami juga mengajak kaum dermawan dan Muhsinin untuk menyalurkan kepeduliannya melalui program Humanity Care Line ini. Ulurkan tangan, salurkan kedermawanan dan jadilah pahlawan bagi mereka yang membutuhkan,” ajaknya. (**)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here