Dahnil: Puisi Sukmawati Adalah Subyektifitas

917
Dahnil Anzar Simanjuntak
Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Istimewa)

Jakarta, Muslim Obsession – Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengimbau masyarakat untuk tidak berlebihan menanggapi puisi Sukmawati Soekarnoputri.

Menurutnya, puisi tersebut subyektifitas dan untaian yang diungkapkan merupakan buah pikir dan rasa yang ia miliki.

“Jadi, aku rasa tak perlu marah apalagi ngamuk-ngamuk terkait dengan puisi Ibu Sukmawati  Soekarnoputri. Itu subyektifitas dan untaian rasa yang dia ungkap sebagai buah pikir dan rasa yang dia miliki,” tulisnya dalam cuitan di twitter, Senin (2/4/2018).

“Bagi saya Puisi Bu Sukmawati Soekarno Putri adalah subyektifitas dia, dia merasa suara adzan tak merdu. Bagi ku tak apa, karena suara itu teramat merdu memanggil, aku menghargai kau tak bisa menikmati suara adzan, Mudah-mudahan suatu saat kau bisa menikmati suara adzan,” cuitnya lagi.

Dahnil pun tidak mempermasalahkan puisi Sukmawati yang mengatakan bahwa dirinya tidak memahami syariat Islam, meski bagi Dahnil, syariat adalah sesuatu yang penting karena sebagai jalan.

“Tidak apa Bu Sukmawati tak memahami syariat Islam. Syariat penting sebagai jalan, namun di atas itu ada akhlak. Akhlak Islam ku sebagi putra Indonesia menerima Pancasila sebagai prinsip berbangsa dan bernegara dan itu final. Maka, saatnya lah belajar tentang keberagaman Ibu,” jelasnya.

“Sukma ku damai ketika adzan berkumandang. Akhlak baik menghalangi ku tuk marah kepada kau yang tak menyukai,” lanjutnya.

Ia juga mengaku merasa damai saat membaca Indonesia yang beragam dibangun dengan nilai-nilai agama yang mempengaruhi, sehingga Pancasila disepakati sebagai prinsip bersama. “Maka, biarkan sukma mu belajar memahami. Jadi membacalah,” tuturnya.

Maka dari itu, yang paling berbahaya, menurut Dahnil adalah sekelompok orang dungu yang mengambil kesimpulan dari keterbatasan lingkar kepala tapi tak mau bertanya dan sedikit berpikir keras menemukan ‘makna’.

Puisi gubahan Sukmawati Soekarnoputri berjudul ‘Ibu Indonesia’ dibacakan salah satu putri mendiang Presiden Soekarno itu pada momen 29 tahun Anne Avantie Berkarya di Indonesia Fashion Week 2018, Kamis (29/3/2018).

Di dalamnya, Sukma menuliskan sejumlah bait yang dinilai sebagian kalangan melecehkan syariat Islam. (Bal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here