Cinta dan Dukungan Politik

525

Pada umumnya pasangan suami isteri itu awalnya karena dorongan cinta tipe ketiga ini. Ada dorongan ego (nafsu) yang terbangun. Hal ini bukan masalah karena memang alami sifatnya sebagai jalan kelestarian generasi.

Yang menjadi masalah ketika cinta karena dorongan ego (nafsu) itu berada di atas segalanya (dominan). Semua kecenderungan terbangun di atas dorongan ego dan nafsu. Maka sendi-sendi rumah tangga yang demikian akan rapuh dan pudar seiring pudarnya faktor-faktor dorongan nafsu manusia.

Kecantikan isteri, atau sebaliknya ketampanan suami akan secara alami mengalami penyusutan seiring bertambahnya umur manusia. Dan kalau itu (cantik/tampan) menjadi dasar cinta keduanya, pudar pula cinta itu seiring pudarnya kecantikan isteri atau ketampanan suami.

Di sinilah salah satu rahasia kenapa Al-Quran mengikuti kata “Mawaddah” (cinta) dalam hubungan suami isteri dengan kata “Rahmah”. Ar-rahmah adalah bentuk bentuk kejiwaan (kasih sayang) yang terbangun dengan kesadaran penuh dan pengorbanan tanpa mengenal batas-batas kemanusiaan.

Rasulullah Saw digelari “Rahmatan lil-alamin” karena cintanya memang pilihan dan tanpa mengenal batas. Beliau kasih dan sayang kepada umat yang mengimaninya. Tapi juga masih memilki rasa iba dan kasih kepada umat yang mengkafirinya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here