Cerita tentang Khonnas Si Anak Iblis

90
Ilustrasi Khonnas Si Anak Iblis.

Oleh: Drs. H. Tb Syamsuri Halim, M.Ag (Pimpinan Majelis Dzikir Tb. Ibnu Halim dan Dosen Fakultas Muamalat STAI Azziyadah Klender)

Setelah Nabi Adam ‘alaihissalam dan Hawa berkumpul kembali serta taubat mereka diterima oleh Allah Ta’ala, suatu hari Adam meninggalkan Hawa seorang diri karena suatu keperluan. Lalu Iblis datang dengan membawa anaknya yang bernama Khonnas menemui Hawa.

Iblis berkata kepada Hawa, “Aku harus pergi untuk melakukan hal yang penting, tolong jaga anakku hingga aku kembali nanti.”

Hawa setuju menjaga anak itu dan Iblis pun pergi.

“Siapa anak ini? ” tanya Adam ketika ia kembali.

“Dia anaknya Iblis yang dititipkan kepadaku,” jawab Hawa.

“Mengapa engkau menolongnya?” cela Adam kepada Hawa.

Dalam kemarahan, Adam membunuh anak iblis dan mencincangnya. Setiap cincangan digantungkan pada dahan, setelah itu Adam pergi.

Tak lama kemudian Iblis datang. “Mana anakku?” tanya Iblis kepada Hawa.

Hawa menerangkan apa yang telah terjadi. “Adam mencincang-cincang tubuh anakmu dan menggantungkan setiap potongannya di dahan-dahan pohon.”

Iblis memanggil nama anaknya, potongan-potongan tubuh yang ada di atas dahan pohon pun berkumpul, hidup kembali dan berlari menyambut kedatangan ayahnya.

“Jagalah dia, karena masih ada urusan yang harus kulakukan,” ucap Iblis memohon kepada Hawa.

Mulanya Hawa menolak, tetapi Iblis memohon dengan sangat gigih sampai akhirnya Hawa pun menyerah.

Setelah itu Iblis pergi, lalu Adam datang dan melihat anak itu lagi.

“Apa artinya semua ini?” tanya Adam.

Hawa menyampaikan apa yang telah terjadi, Adam pun memarahi Hawa.

Adam berkata, “Aku tidak mengetahi rahasia di balik kejadian ini, sehingga engkau tidak mematuhiku tetap mematuhi musuh Allah dan terpedaya oleh bujukannya.”

Adam akhirnya membunuh anak Iblis dan membakarnya, kemudian membuang sebagian abunya ke air sementara sebagian lagi di buang ke udara diterbangkan angin. Setelah itu Adam pergi.

Si iblis datang menanyakan anaknya. Hawa lalu menceritakan apa yang telah dilakukan oleh Adam.

Iblis berteriak memanggil anaknya, maka abu mayat anaknya yang dibakar tadi berkumpul kembali. Khonnas hidup lagi dan duduk bersimpuh di hadapan ayahnya.

Sekali lagi Iblis memohon pertolongan kepada Hawa tapi ditolaknya.

“Adam akan memarahiku,” jawab Hawa.

Iblis membujuk dengan berbagai sumpah hingga akhirnya sekali lagi Hawa setuju. Si iblis pun pergi, dan Adam kembali ke rumah dan mendapati Hawa bersama anak itu lagi.

“Allah lah yang mengetahui apa yang akan terjadi sekarang,” seru Adam dalam kemarahan.

“Engkau menuruti kata-kata Iblis dan tidak memperdulikan kata-kataku,” tegasnya.

Adam pun membunuh Khonnas dengan menyembelihnya lalu memasaknya. Separuh tubuh Khonnas di makan sendiri dan separuh lagi diberikan kepada Hawa.

Iblis datang menanyakan anaknya dan Hawa menceritakan apa yang telah terjadi.

“Anakmu dimasak oleh Adam, separuh kumakan dan separuh lagi dimakan oleh Adam,” kata Hawa.

Iblis berkata, “Inilah yang selama ini aku inginkan. Aku ingin menyusup ke dalam tubuh Adam. Kini setelah dadanya menjadi tempat kediamanku, tercapailah sudah keinginanku itu.”

Itulah Khonnas yang disebut dalam surat An-Nas.

Wallahu a’lam bish shawab.

 

Referensi:

Kitab Tadzkirotul Auliya karya Syekh Fariddudin Attar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here