Cendekiawan Muslim Kontemporer Mesir, Hasan Hanafi Meninggal

95

Jakarta, Muslim Obsession – Pemikir sekaligus cendekiawan Muslim kontemporer terkemuka yang juga guru besar Filsafat di Fakultas Seni Universitas Kairo Mesir, Hassan Hanafi, dikabarkan meninggal dunia hari ini, dalam usia 86 tahun.

Dilansir di Akhbarelyom, Jumat (22/10), Hassan Hanafi dikenal sebagai salah satu pemikir Arab kontemporer yang paling terkenal di Mesir. Karya dari buku-bukunya sudah mendunia dan menjadi bahan bacaan para mahasiswa di perguruan Tinggi Islam.

Di antara bukunya yang paling populer berjudul Warisan dan Pembaruan, Dari Transfer ke Kreativitas, Ensiklopedia Peradaban Arab, Dialog Timur dan Maghreb, dan lain-lain.

Almarhum lahir di Kairo pada 1935. Dia lulus dari Fakultas Seni Jurusan Filsafat Universitas Kairo pada 1956, kemudian melakukan perjalanan ke Prancis, di mana dia memperoleh gelar master dan doktor negara dari Universitas Sorbonne pada 1966.

Dia bekerja sebagai konsultan untuk program penelitian ilmiah Universitas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dan dikreditkan dengan orang lain, dengan mengawasi pembentukan kembali Masyarakat Filsafat Mesir pada 1989.

Salah satu muridnya yang paling terkenal adalah almarhum pemikir Nasr Hamed Abu Zaid (1943-2010), Ali Mabrouk yang merupakan Asisten Profesor di Departemen Filsafat, Fakultas Seni, Universitas Kairo (1960-2016).

Almarhum memenangkan sejumlah besar penghargaan, terutama Penghargaan Penghargaan Negara pada 2009, Penghargaan Nil untuk Cabang Ilmu Sosial 2015, dan Penghargaan Pemikir Bebas dari Polandia dan secara resmi diserahterimakan presiden negara itu. (Albar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here