Cegah Covid-19, Airin Minta Guru di Tangsel Terapkan Protokol Kesehatan

82
Airin saat menghadiri Konferensi ke-3 PGRI Kota Tangerang Selatan di Puspitek, Setu, Sabtu (29/8/2020).

Tangsel, Muslim Obsession – Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Airin Rachmi Diany meminta semua guru bisa menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid-19.

Menurutnya, Covid-19 bisa ditularkan dari sipapun kepada siapapun, sehingga semua orang punya kesempatan yang sama untuk tertular virus ini. Sementara untuk mencegahnya diperlukan kedisiplinan dalam proses penerapan protokol kesehatan.

“Yang penting imunitas. Untuk menjaganya harus mengonsumsi makanan yang bergizi kemudian berolahraga dengan rutin serta mengonsumsi vitamin peningkat daya tahan tubuh,” ujar Airin saat memberikan sambutan pada Konferensi ke-3 PGRI Kota Tangerang Selatan di Puspitek, Setu, Sabtu (29/8/2020).

Di hadapan peserta konferensi, Airin juga meminta seluruh anggota PGRI untuk memberikan masukan untuk kelancaran proses belajar mengajar di tengah pandemi.

“Saya mencari informasi seperti apa ide atau inovasi sehingga membantu kami, pemerintah, untuk membuat kebijakan belajar mengajar yang lebih efektif dalam masa pandemi ini,” katanya.

Tidak menutup kemungkinan, jelas Airin, jika ada masukan dari PGRI akan dimasukkan ke dalam kebijakan nasional sehingga bisa diterapkan di seluruh Indonesia.

“Saya yakin kepala sekolah yang dibantu oleh guru memiliki ide atau gagasan bagaimana sebetulnya memberikan belajar mengajar yang baik di masa pandemi ini,” ungkapnya.

Airin menegaskan, ketentuan belajar mengajar tidak bisa menunggu kebijakan dari atas jika melihat keadaan daerah yang berbeda-beda. Oleh karenanya untuk kebijakan pendidikan di Kota Tangsel hanya bisa diciptakan oleh Kota Tangsel itu sendiri.

Pada kesempatan itu Airin juga memastikan bahwa pencairan BPJS Ketenagakerjaan untuk guru honorer sudah dilakukan. Sementara untuk anggaran kuota, Dindikbud Tangsel sedang melakukan proses pencairan sehingga akan segera sampai kepada guru di Kota Tangsel.

“Guru merupakan tangan kanan pemerintah dalam proses pembangunan sumber daya manusia. Oleh karenanya saya berharap guru mendapatkan perhatian yang besar kemudian bisa tetap termotivasi dalam melahirkan anak-anak yang berkualitas untuk meneruskan pembangunan daerah ini,” tutupnya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here