Beranda SIRAH Hikayat

Hikayat

Senja di Teluk Penyu (Bagian 3. Habis)

Ilustrasi Senja. Foto: phinemo.
Muslim Obsession - Aku ada di sampingnya, menghibur gadis itu sampai dia mampu berdiri kembali. Aku menjadi temannya, seringkali malah berpura-pura menyamar sebagai pelanggan demi agar dia bisa kabur semalaman dari rumah yang setiap malam selalu berganti-ganti lelaki yang datang itu. Pertemananku dengan Wulan sungguh...

Mang Endut Pengin Langsing (Bagian 3)

“Seorang bijak pernah berkata, siapa saja yang mampu bersikap sabar dan tabah dengan hanya makan sekadar mengisi sebagian rongga perutnya, maka insya Allah akan terbebas dari nafsu terhadap kaum wanita.” “Oh, begitu.” “Nah, sekarang kita masuk ke bagian selanjtunya. Manfaat rasa lapar keenam adalah mencegah rasa...

Senja di Teluk Penyu (Bagian 2)

Ilustrasi Senja. Foto: phinemo.
Muslim Obsession - Entah bangunan apa ini sebelumnya, masyarakat mengatakan dulu zaman Belanda ada terowongan bawah laut yang menghubungkan Cilacap dengan Nusakambangan. Terowongan misterius yang sekarang dipenuhi lumpur lautan. “Kita bisa bicara baik-baik, tapi kamu jangan lompat ke laut.” Kataku berusaha tenang. Wulan Ndadari, pertemuan pertamaku...

Mang Endut Pengin Langsing (Bagian 2)

“Yang pertama, menahan lapar dapat menyucikan hati, menerangi hati (qarihah), dan menajamkan kecerdasan (bashirah). Sebaliknya, kekenyangan hanya akan mewariskan kebodohan, membutakan hati, dan memperbanyak uap air di dalam otak sehingga mampu menutup sumber-sumber pemikiran, sehingga hati kesulitan menjalankan fungsi dalam berpikir dan memahami segala...

Senja di Teluk Penyu (Bagian 1)

Ilustrasi Senja. Foto: phinemo.
Muslim Obsession - Sekelebat bayangan melintas dalam ingatan, seiring terpulasnya langit barat dengan aroma jingga. Dulu, di tepi dermaga itu aku melepasnya pergi. Bias matahari senja menerpa air laut yang berombak besar berwarna keperakan. Bagai kumpulan berlian yang terapung di samudera. Tampak di sisi dermaga, bapak-bapak...

Mang Endut Pengin Langsing (Bagian 1)

TAK seperti biasanya, angin pagi di kawasan Bogor kali ini tidak begitu menggigit, menusuk lebih dalam ke rongga-rongga tulang. Selimut tebal yang semalam dipakai pun mulai disingkirkan karena rasa gerah sudah sangat terasa. Padahal, semalam hujan tampak begitu lebat dengan petirnya yang sesekali menghentakkan telinga....

Senja untuk Siti (Bagian 6 Habis)

Ilustrasi Senja. Foto: phinemo.
Muslim Obsession - Di sebuah taman, dekat tasik buatan ini aku berdiri mengitari sekeliling. Sepertinya ini kejadian yang pernah aku alami sebelumnya. Namun ada yang berbeda. Entah dari mana, tiba-tiba hembusan angin datang begitu pelan dan halus menerpa tubuhku. Tubuhku seperti tak bisa bergerak seketika,...

Suerrr.. Akang Belum Ikhlas, Nyai! (Bagian 3)

“Oh, bisa. Sahabat Anas Ibnu Malik menuturkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam pernah bersabda mengenai ciri-ciri seorang mukhlis (orang yang memiliki keikhlasan), ‘Belenggu tidak akan masuk ke dalam hati seorang muslim jika ia menetapi tiga perkara; ikhlas beramal hanya bagi Allah, memberikan nasihat yang...

Senja untuk Siti (Bagian 5)

Ilustrasi Senja. Foto: phinemo.
Muslim Obsession - Sama sekali aku tak bermaksud membual. Demi Tuhan dan demi ibuku, aku serius! Astaga! Kalau dia sudah bicara begitu, aku percaya penuh. Kau bisa masuk dalam mimpiku dengan satu kode rahasia. Ini memang terdengar seperti gurauan. Tapi sungguh tidak. Kau bisa membuktikannya, katanya kemudian. Maka...

Suerrr.. Akang Belum Ikhlas, Nyai! (Bagian 2)

“Assalamu’alaikum.” Sebuah suara yang datang dari arah depan mencairkan kebekuan suasana. Nyi Larung dan Mang Endut yang terdiam, kini, bergeming. Suasana hati yang semrawut mulai ditata agar peperangan kecil itu tak diketahui orang lain. Seulas senyum pun siap siaga dipasang menghadang siapapun yang tadi mengucapkan...

TERBARU

Open