Cara Agar Cinta kepada Isteri Tak Turun

592

Muslim Obsession – Bagaimana agar cinta terhadap istri tidak naik turun? Dan setelah mencintai istri serta keluarga, bagaimana agar cinta itu tidak mengalahkan cinta kepada Allah dan Rasul?

Itulah pertanyaan dari salah satu jamaah kajian Islam bersama Ustadz Syafiq Riza Basalamah.

Ustadz Syafiq menjawab, cinta karena Allah itu adalah cinta yang keberadaannya disebabkan seseorang beriman kepada Allah.

Hal yang wajar jika bicara mengenai kadar cinta yang naik turun. Menurut Ustadz Syafiq, jika bicara istri yang misalnya semakin rajin shalat malam, cintanya suami semakin naik, istri khatam Al-Quran padahal biasanya setahun sekali khatam, menjadi sebulan sekali khatam, cintanya suami naik.

“Istri masya Allah tidak pernah keluar rumah kecuali izin kepada suami, cinta suami jadi naik. Jadi setiap dia melihat kebaikan istrinya, ketaatannya kepada Allah, cinta suami naik itu wajar,” kata Ustadz Syafiq dalam tayangan yang diunggah akun Instagram @tausiyahku, Jumat (30/8/2019).

Tetapi juga rasa cinta itu bisa turun, Ustadz Syafiq menjelaskan misalnya ketika istrinya malas shalat sunah, diajak shalat malam bilang capek, diajak puasa sunah mengeluh, kemudian cinta suami jadi turun itu merupakan hal yang wajar.

“Maka supaya cintanya naik terus suami-istri haruswatawa saubil haq, watawa saubil sabr, harus saling menasehati. Ketika suami melihat keimanan istri turun, lekas dikuatkan, dibawa ke pengajian, dengarkan kajian. Mudah-mudahan pulang dari kajian, imannya naik, jadi makin termotivasi untuk mendekatkan diri kepada Allah Swt,” jelasnya.

Lalu bagaimana agar kecintaan kepada keluarga tidak mengalahkan kecintaan kepada Allah? Menurut Ustadz Syafiq, itu bisa dipertanyakan, benarkan cinta seseorang kepada Allah lebih besar daripada cinta kepada keluarga.

Ustadz Syafiq memberi pengandaian, jika ada dua pilihan, umpamanya seorang suami tahu istrinya tidak shalat dan sang suami tidak menyuruhnya untuk shalat, tapi tetap dijaga dan tidak diceraikan dengan alasan masih cinta kepada sang istri.

“Kalau Antum cinta sama istri seperti itu, cintailah karena Allah, suruh istrimu shalat, suruh istrimu melaksanakan perintah Allah dan itu tugas seorang suami, kalau benar cinta kepada istrinya karena Allah, didik dia agar taat kepada Allah Swt. Jadi tatkala istrinya melakukan kemaksiatan dia harus marah,” jelasnya.

Sang Ustadz juga menceritakan salah satu kisah Rasulullah Saw. pernah suatu ketika Rasul masuk dalam rumah, lalu terlihat merah wajah Rasul. Istri Rasul, Aisyah sadar kalau ia melakukan kesalahan. Lalu Aisyah mengatakan, aku bertaubat kepada Allah, kalau aku melakukan kesalahan.

“Ternyata di rumahnya ini, Aisyah pasang gorden yang modelnya gambar binatang-binatang. Lalu nabi mengatakan, malaikat tidak akan masuk ke dalam rumah yang ada gambar ini dan ada gambar anjingnya. Marahnya Rasul kepada istrinya atas dasar karena Allah Swt,” ujar Ustadz Syafiq mengakhiri kajian ceramahnya.(Way)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here