Candaan Menag Kenang Diplomasi Hadapi Askar Saudi

638
Menag di Mina
Menag Lukman saat bercerita kisah lucu di dalam tenda misi haji Indonesia di Mina, Selasa (21/8/2018) malam. (foto: khoirul huda/Kemenag)

Makkah, Muslim Obsession — Fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) merupakan fase paling melelahkan selama ibadah haji. Terlebih di Mina yang kerap disebut sebagai titik krusial. Saat hari pertama lontar jumrah, misalnya, jemaah dituntut jalan kaki paling tidak 4 km.

Rasa pegal tak ayal melanda jemaah, tak terkecuali Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin dan jajaran Amirul Hajj beserta tim pengawas DPR RI, Selasa sore (21/8/2018), yang turut menyusuri jalur Wisma Haji ‘Al Mabrur’ menuju Jamarat untuk lontar jumrah aqabah dilanjutkan mabit di Mina. Total rute yang ditempuh Menag dan rombongan petang kemarin sekitar 8 km.

Usir rasa lelah, saat meriung bersama jajaran dan kolega, Menag Lukman pun melempar joke segar. Salah satunya tentang diplomasi hadapi askar (petugas keamanan) Saudi. Menag bercerita, mabit di Mina mengingatkannya pada peristiwa lucu yang telah berlangsung beberapa tahun silam.

“Kami serombongan bersama para delegasi Amirul Hajj waktu itu dalam satu bus hendak pulang dari Mina menuju pemondokan,” kenang Menag mengawali kisahnya, seperti dikutip dari Kemenag, Kamis (23/8/2018).

Kontan saja, semua yang berada di tenda misi haji Indonesia malam itu langsung diam menyimak.

“Di tengah jalan, kami diberhentikan askar Saudi,” lanjut Menag. “Semua jalan ditutup, kami disuruh balik ke Mina,” sambung putra mantan Menag KH Saifuddin Zuhri (alm) itu.

Salah satu anggota delegasi Amirul Hajj yang amat senior dan fasih berbahasa Arab lalu turun. Dia ajak ngobrol askar untuk meminta agar akses jalan dibuka.

“Hampir setengah jam, upayanya belum berhasil juga membujuk askar,” kata Menag sambil pasang mimik serius.

“Akhirnya saya meminta Bu Sri (Sri Ilham Lubis, Direktur Pelayanan Haji Luar Negeri) untuk turun tangan,” lanjut Menag.

Dalam catatan Media Center Haji (MCH) selama peliputan di Tanah Suci, Sri Ilham memang terbukti lihai soal negosiasi. Seperti saat dirinya mewakili Kemenag untuk menagih komitmen muassasah terkait fasilitas pelayanan beberapa waktu lalu. Bahkan, Sri Ilham tak sungkan berdebat panjang dengan mereka tanpa pernah kehilangan kendali.

“Eh, dengan Bu Sri tak sampai lima menit blokir jalan langsung dibuka. Rupanya askar Saudi itu kagum juga dengan Bu Sri. Paling askar itu membatin ‘ini ada perempuan kok berani dengan saya dan fasih berceloteh Arab lagi? Buka saja daripada urusan jadi panjang,” seru Menag mengakhiri kisahnya.

Semua yang ada di dalam tenda pun tertawa, “Wah, delegasi Amirul Hajj ternyata bisa kalah juga soal diplomasi hadapi Askar Saudi,” komentar salah seorang di antaranya. (Fath)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here